Menu

KUTBAH JUM’AT 13 APRIL 2018 DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN “FITNAH WANITA DAN PRIA”

Apr
17
2018
by : . Posted in : Blog

FITNAH WANITA

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب

Dijadikan indah kepada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Imam Ibnu Hajar mengatakan, “Allah menyebut wanita pada urutan yang pertama sebelum menyebut yang lainnya. Ini memberikan sinyal bahwa fitnah wanita adalah induk dari segala fitnah.”

Ungkapan Ibnu Hajar ini selaras dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Usamah Bin Zaid. Beliau bersabda, 

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih membahayakan para lelaki melainkan fitnah wanita.” (HR. Bukhari: 5096 dan  Muslim: 2740)

Namun dibalik itu, muslimah yang shalihah adalah sebaik-baik perhiasan dunia, seperti hadist Nabi

 وعن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ

.    لصَّالِحَةُ.   مسلم 1467.

 

Dari Abdullah bin Amar bin Ash RA, dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam, beliau bersabda: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

 

Allah berfirman dalam surah at-Taghabun 14-15:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (14) إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ(15)

 Hai orang-orang mukmin, sesungguh- nya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (14). Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah fitnah / cobaan (bagimu); di sisi Allah-lah pahala yang besar (15).

Ayat ini kembali menegaskan bahwa wanita (istri-istri) dan anak-anak adalah pokok fitnah kita. Mereka adalah musuh kita (?) Karenanya Allah mewajibkan kita berhati-hati terhadap mereka.

.

FITNAH PRIA(?)

Tersebutlah seorang suami mengutarakan kegalauannya kepada seorang syekh. Dia menanyakan apa yang dialaminya, katanya:

“Ketika (belum menikah) aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini.

Ketika aku sudah melamarnya, aku melihat banyak perempuan yang seperti dia.

Ketika aku sudah menikahinya, aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya.
Ketika sudah beberapa tahun dalam pernikahan, aku melihat semua perempuan lain lebih manis dari pada istriku.”

Syekh berkata: “Apakah engkau mau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?”

Laki-laki penanya itu berkata: “Iya, mau.”

Syekh berkata: “Sekalipun kamu mengawini semua perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”

Syekh itu melanjutkan: “Masalah sesungguhnya bukan terletak pada istrimu, tapi terletak pada hatimu yang rakus dan mata keranjangmu. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan.”

Rasulullah bersabda:

لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

 

“Seandainya anak Adam memiliki satu lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat bagi siapa yang mau bertaubat”.

 

Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”

 

“Iya Syekh,” jawab lelaki itu.

 

Maka sang Syekh pun berkata: “Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram…! Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan yang halal maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut.

Allahu Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Munafiqun: 9).

Oleh karena Allah telah berfirman: “Maka berhati-hatilah kamu kepada mereka. ” Ibnu Zaid berkata, “Artinya hati-hatilah terhadap mereka, jangan sampai mengorbankan agama kalian.”

 

PENUTUP

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

… فَزِنَى الْعَيْنَيْنِ النَّظَرُ…

dan zinanya kedua mata adalah dengan memandang… [Shahîh. HR al-Bukhâri (no. 6.612), Muslim (no. 2.657 (20)), Ahmad (II/276) dan Abu Dawud (no. 2.152).

 

Menjaga pandangan dan kemaluan termasuk dalam tazkiyatun-nufus. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

{قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ 

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allâh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. [an-Nûr/24:30].

Berdasarkan ayat ini Syaikh Muqbil Al-Wadi’y – rohimahulloh –  menyatakan haramnya TV dan menonton TV termasuk seorang da’i yang muncul di TV secara mutlak.

 

Kalau menonton TV sudah dibatasi Surah An-Nur ayat 30, apalagi menonton musik artis-artis, tentu lebih haram lagi. Kita wajib menundukkan pandangan walau pun ada artis bernyanyi dan berjoget di panggung sana.

Ingatlah, pembunuhan pertama di dunia karena wanita. Anak Adam membunuh saudara kandungnya.

BTK, 12/02/2018

Syamsuddin Rudiannoor

JAMAAH AS-SUNNAH BUNTOK

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya KUTBAH JUM’AT 13 APRIL 2018 DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN “FITNAH WANITA DAN PRIA”

Friday 6 April 2018 | Blog

Pemerintah Kabupaten Kapuas menerima kunjungan kerja atau study banding rombongan Pemerintah Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah,…

Monday 28 April 2014 | Blog

Aktivis -satunya wanita hadir selama Proklamasi Kemerdekaan Indonesia  berpendidikan Belanda SK Trimurti – mengenakan kebaya penyemenan…

Friday 16 February 2018 | Blog

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas berencana membuka cabang PSC 119 KES (Public Safety Center Kapuas Emergency Service)…

Tuesday 9 September 2014 | Blog

FACP Board oF Governors Chairperson Vice Chairperson HSU Po-Yun Chairman New Aspect Promotion Corporation Ltd. Rm…