Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Aura dan Khaira Raih Juara di Olimpiade SCE-USU

Nov
21
2017
by : . Posted in : Blog

Juga Diikuti Guru SDIT Ulil Albab

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SISWA  dan guru  Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ulil Albab Batam meraih juara Olimpiade Siswa dan Guru pada event Science Competition Expo (SCE) 2017 di gedung Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Minggu (8/10/2017) sampai Senin (9/10/2017).

Berita: Gairahkan Wisata, Angkat Ekonomi Batam di Batam Pos, Senin (20/11/2017). F Suprizal Tanjung

Kepala SDIT Ulil Albab Batam, Mohamad Dofir, S.T. yang ikut mendampingi tim Olimpiade Road to SCE-USU2017 itu menyebutkan kegiatan itu digelar dalam lingkup Sumatera Bagian Utara yang meliputi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara (Sumut), Kepri, Riau, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Pada event tersebut, siswi kelas 4A SDIT Ulil Albab, Aura Robiatul Adawiyah meraih Juara II pada Olimpiade Matematika Tingkat SD se Regional Sumatera Bagian Utara yang diselenggarakan Institut Olimpiade Sains dan Tenaga Pendidik Indonesia (IOSTPI).

‘’Sedangkan Khaira Asyifa Talib siswi kelas 6A meraih peringkat XXI pada Olimpiade Sains SD,’’ sebut Mohamad Dofir, S.T. dalam rilisnya, Kamis (14/11/2017).

Orang tua Aura, Tomy Barata (bapak, red) dan Widia Rachman (ibu, red) mengaku sangat  beryukur atas prestasi yang diraih oleh siswa dan guru SDIT Ulil Albab. Sebab, raihan prestasi ini sangat di luar perkiraan siswa-siswi, para guru, serta orang tua siswa yang terus memantau dan saling memberikan informasi saat sebelum acara, saat acara, dan usai acara berlangsung.

Terus terang saja sebut Tommy, siswa-siswi yang menjadi ‘’lawan’’ anak-anak kebanggan Kepri bukanlah utusan biasa-biasa saja. Siswa-siswi dari empat provinsi lainnya itu, adalah duta-duta terbaik, pintar, dan tentu saja telah melalui seleksi di sekolah masing-masing.

Ditambahkan Tomy, pada kegiatan ini SDIT Ulil Albab mengirimkan 15 siswa perwakilan kelas 4 hingga kelas 6. Mereka  terdiri dari sembilan peserta Olimpiade Matematika, dan enam peserta Olimpiade Sain, dan satu Bahasa Inggris.

Pembimbing olimpiade matematika  Mochamad Dahlan S.Si. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pemanasan untuk mempersiapkan diri di ajang OSN 2018.

Persiapan OSN lanjut Aura dan Khaira, bukan sekadar  kompetensi pelajaran. Tapi juga persiapan mental. Di sini mereka betul-betul merasakan semangat besar dalam kompetisi di antara 4 ribuan peserta se-Sumatera Utara”, ujar Aura dan Khaira.

Dua siswi kebanggaan SDIT Ulil Albab  itu menyebutkan, mereka awalnya agak gugup melihat begitu banyak peserta. Berbekal keyakinan, pantang mundur, serta didukung kedua orang tua, para guru, Alhamdulillah keyakinan mereka bangkit dan tumbuh.

‘’Ternyata kami bisa juga mengukir prestasi di ajang yang besar wilayan sumatera ini. Tidak ada kalimat yang paling besar yang kami ucapkan. Allahu Akbar, Alhamdulillah. Semua karena Allah dan bantuan doa kawan-kawan, kedua orang tua, dan para guru tercinta,’’ papar Aura dan Khaira.

Aura dan Khaira adalah kebanggaan bagi SDIT Ulil Albab. Kebanggaan ini lahir bukan hanya usai olimpiade saja. Jauh  sebelum kegiatan ini digelar, Aura, Khaira, dan kawan-kawannya adalah siswi yang menjadi panutan. Kedisplinan, kerajinan, dan ketekunan Aura, dan Khaira dalam belajar membuat para guru dan kawan menjadi tenang. Tidak berlebihan, bila cara belajar dan ketekunan Aura, Khaira menjadi contoh bagi siswa-siswi lain.

Selain siswa,  SDIT Ulil Albab juga menyertakan lima guru pendamping untuk mengikuti Olimpiade Guru Nasional (OGN) pada pelajaran Matematika, Sain dan Bahasa Inggris.

Pada event ini, Mohamad Dofir yang merupakan Kepala SDIT Ulil Albab meraih peringkat IV OGN pada Sain SD.

“Kehadiran saya adalah untuk memberikan motivasi kepada siswa dan guru dengan menyertai mereka dari awal hingga akhir, Alhamdulillah dapat berkah peringkat IV, semoga bisa memotivasi mereka untuk lebih giat dalam belajar”, ujar Dofir.

Dalam kegiatan ini anak-anak tidak hanya sekedar mengikuti lomba tetapi juga menjalani tour edukasi mulai dari Parapat menyaksikan keindahan Danau Toba, Pulau Samosir, Kampung Tomok, Simarjarunjung, Air terjun Sipiso-Piso, Berastagi. Mereka  juga mengunjungi beberapa objek wisata di Kota Medan seperti Istana Maimun dan Rahmat Gallery.

Salah satu peserta, siswa kelas 5, Nashiruddin  mengatakan merasa sangat senang dan termotivasi mengikuti kegiatan ini, banyak pengalaman baru yang ia dapatkan. Ia berharap dapat mencetak prestasi dalam kegiatan OSN maupun SCE berikutnya di tahun 2018. ***


Suprizal Tanjung’s Surau

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Aura dan Khaira Raih Juara di Olimpiade SCE-USU

Friday 28 February 2014 | Blog

motifnya mengadopsi bungan mondo kaki atau melati pohon, bunga – bunga ini akan menjadi sebuah karya…

Friday 14 July 2017 | Blog, Diklat

Kabid PAUD Disdik Kapuas Tersangka Baru Selama 2 hari penyelidikan, Polres Kapuas menetapkan Kabid PAUD berinisial…

Wednesday 7 May 2014 | Blog

Ngobrol soal batik, kita tak bisa melepaskan nama kota Pekalongan. Daerah ini tak bisa dilepaskan dari…

Saturday 17 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kapuas melakukan pendekatan persuasif dengan pihak pengelola sarang burung…