Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Memiliki “Mata” dari Kejauhan

Oct
15
2017
by : . Posted in : Blog

Di RT saya dipasang beberapa kamera CCTV yang terhubung ke Internet.  CCTV ini hasil urunan warga setelah diskusi di dalam grup whatsapp (WA).  Di RT saya ada grup WA sebagai sarana komunikasi antar warga yang rata-rata sibuk sehingga sulit mengadakan rapat. Dari obrolan di WA terbersit ide untuk memasang kamera CCTV di sudut-sudut jalan di RT kami. RT kami, yang berada di kompleks perumahan, terhubung satu sama lain dengan empat ruas jalan. Setiap ruas jalan akan dipasang 3 buah kamera CCTV, yaitu di pojok persimpangan dan di tengah ruas jalan. Total keseluruhan kamera CCTV adalah 13 buah.

Setelah serius dengan ide CCTV itu, maka vendor pun diundang untuk menjelaskan mekanisme dan biaya keseluruhan (biaya beli peralatan dan pemasangan). Selanjutnya ditetapkan iuran untuk masing-masing rumah. Untuk membeli semua CCTV itu (termasuk komputer) diperlukan biaya 19 jutaan, dan TV untuk monitor 2,5 juta. Jika ditambah biaya upah tukang, beli cat, beli tiang, dan lain-lain, maka total keseluruhan biaya pengadaan dan pemasangan CCTV itu sekitar 22 jutaan. Setiap rumah ditarik iuran sekitar 400 ribuan. Maka, dua minggu kemudian terpasanglah CCTV di RT kami.

Komputer, wifi, dan layar TV yang memantau semua hasil tangkapan kamera CCTV  ditaruh di pos ronda yang dijaga oleh Pak Satpam. Dari pos ronda itu Satpam dapat memantau kondisi jalan-jalan pemukiman.

Tentu saja keamanan lingkungan tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada Satpam. Warga pun dapat aktif memantau gambar-gamabr CCTV melalui ponsel, karena video dari CCTV dapat diakses melalui intenet (karena ada wifi). Dengan memasang aplikasi Glenz di Android warga dapat memantau situasi jalan-jalan pemukiman via ponsel secara real time 24 jam di mana pun mereka berada.  Seperti screen shot dari ponsel saya di bawah ini, saya dapat memantau kondisi jalan di depan rumah saya meskipun saya sedang berada di luar kota. Ketika siang hari video yang ditampilkan oleh CCTV terlihat berwarna, tetapi pada malam hari gambarnya hitam putih saja karena kurang cahaya.

Kata kunci semua ini adalah IOT (internet of things), yaitu benda-benda ditambahkan dengan kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan (internet) tanpa memerlukan interaksi antar manusia ke manusia atau manusia ke komputer.

Menyenangkan juga sesudah ada CCTV ini. Dari kantor  saya dapat melihat anak saya yang pulang sekolah pada siang hari dengan sepedanya, atau saya dapat melihat pembantu yang keluar rumah menyapu jalan, melihat orang yang datang ke rumah, dan sebagainya. Memang kamera CCTV itu tidak dapat menampilkan wajah orang secara jelas (karena dipasang di atas dengan lebar tangkapan yang tidak terlalu besar), tapi sudah cukuplah memantau situasi perumahan. Ibaratnya saya memiliki “mata” dari kejauhan.


Catatanku

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Memiliki “Mata” dari Kejauhan

Tuesday 20 June 2017 | Blog, Diklat

Download Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-5622/PB/2017 tanggal 20 Juni 2017, tentang Penambahan Daftar Lembaga Non Struktural…

Tuesday 18 July 2017 | Blog, Diklat

Faktor geografis membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas kesulitan menjangkau Desa Supang, Kecamatan…

Saturday 26 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas Andreas Nuah mengatakan, sejauh ini retribusi…

Tuesday 22 April 2014 | Blog

Dalam kaesempatan yang baik ini indokabana akan membahas tentang bagaiaman memilih baju untuk anda yang berkulit…