Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Jadi Pesyiar setelah Kerabat Tertipu Travel Abal-abal

Oct
10
2017
by : . Posted in : Blog

Kisah Inspiratif Warga Batam : Eva Deliana 

Adakalanya sukses datang dari jalan yang tak disangka-sangka. Bermula ingin membantu oaring lain, kemudian jadi jalan hidup. Ini jua yang dirasakan Eva Deliana. Bagaimana ceritanya?

AGNES DHAMAYANTI, Batam

Ketenangan Eva Deliana terusik saat mengetahui kerabat dekatnya di Bengkulu menjadi korban penipuan travel haji plus. Uang sejumlah Rp 280 juta lenyap tak berbekas. Padahal kerabatnya itu dijanjikan berangkat haji di tahun 2014, setelah proses pelunasan.

Perjalanan haji pasangan suami istri itu hanya terhenti di ibukota, Jakarta saja. Karena visa yang dijanjikan untuk bisa membawa terbang kerabat Eva ke Jeddah tak terwujud.
Tak terima dengan kondisi itu, kerabat Adel, begitu Eva Deliana disapa, menempuh jalur hukum. Akhirnya penyelenggara haji plus itu dipenjarakan, sedangkan uang tidak kembali.

Miris dengan nasib yang menimpa kerabatnya itu, Adelpun berusaha mencari informasi tentang perusahaan yang memberangkatkan umroh dan haji plus.

”Saya penasaran dan berusaha mencari-cari di internet dan akhirnya saya menemukan satu perusahaan yang memiliki sistem jelas dan transparan yaitu PT Arminareka Perdana. Saya kenali lebih dekat PT. ARP yang berkantor pusat di Jl. Salemba Raya No. 5 Jakarta, ” kata Adel.

Sejak itu, Adel memutuskan menjadi bagian dari perusahaan itu. Ia yakin bisa membagi waktunya, antara tugasnya sebagai dosen Akuntansi di perguruan tinggi Swasta. Juga accounting Manager di salah satu perusahaan swasta di Batam.

Adel sangat yakin bisa menjalani usahanya sendiri sebagai Konsultan Umrah dan Haji Plus.

” Saya ambil Kemitraan dengan membayar Rp 19.500.000. dan menjalankan usaha sebagai Marketing Executive, tepat pada 28-10-2014,” kata wanita kelahiran Padang ini.

Niatnya hanya satu. Ingin mengedukasi agar tidak ada lagi korban. Lima bulan bersyiar, Adel pun berangkat umrah bersama Arminareka Perdana.

” Saya ingin pembuktian layanan yang diberikan sesuai dengan dijanjikan atau tidak,” kata wanita kelahiran tahun 1970 ini.

Sepulang umrah, Adelpun lega. Pilihannya ternyata tepat. Sejak itu, Adel gencar bersyiar.

” Saya bukan orang yang pertama di Batam. Sudah banyak juga yang bersyiar. Terlihat dari jamaah yang sudah banyak, ” tutur Adel.

Karena banyaknya jamaah, mereka mulai membutuhkan sebuah kantor untuk pusat informasi dan pelayanan administrasi.

” Atas izin Allah saya membuka sebuah kantor Pusat Informasi Umrah & Haji Plus, di Komplek Ruko Plamo Garden Blok C No. 10 Batam yang diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT. ARP Ibu Ir. Hj. Darnelly Guril MSc pada 26-02-2016 tahun kedua syiar saya, ” kenang putri dari H. Yusmar Dinal dam Hj. Erna.

Dan ternyata pertumbuhan jamaah di Batam semakin meningkat. Juga tuntutan peraturan pemerintah agar setiap travel penyelenggara umrah di daerah memiliki kantor cabang, maka kantor Plamo dikukuhkan sebagai kantor cabang Arminareka dengan memenuhi segala persyaratan legalitasnya yang diatur undang-undang.

”Saya dipercaya sebagai kepala Cabang per tanggal 17-04-201, ” kata wanita lajang ini.

Perjalanan suka dan duka pun dilalui Adel . ” Bahagia ketika melihat seorang jamaah itu benar-benar berangkat dengan mendapatkan pelayanan yang terbaik yang kita punya. Pulang dari umrah kita dulu yang dicari, untuk sekadar menyatakan puas.

Dukanya, kata Adel, ketika dicuriga sebagai travel abal-abal. Dianggap penipuan seperti yang di TV. Hal ini, ditanggapi Adel dengan sabar. Adel merasa berkewajiban memberi, informasi yang jelas dan lugas sehingga calon jamaah merasakan sebuah keyakinan mereka tidak salah memilih travel.

” Tugas kami menjelaskan dengan benar dan edukasi tentang 5 pasti umrah dari kemenag, untuk menentukan ciri-ciri travel yang benar yaitu Pastikan travelnya berizin, Pastikan Jadwal, Pastikan Harga wajar, Pastikan Hotel, Pastikan Visa,” kata Adel

Suatu kebanggaan bagi Adel, saat mengetahui Arminareka cabang Batam menjadi pelopor untuk pemberangkatan dari Batam langsung Jedah tanpa transit.

”Saat itu, pertama kalinya jamaah Arminareka di Batam carter satu pesawat kapasitas 437 jamaah pada 12-02-2017 yang terhimpun dalam 3.000 jamaah. Dan berkumpul di padang Arafah sebanyak 3.000 jamaah Indonesia. Peristiwa ini tercatat sebagai penghargaan dari MURI,” kata Adel dengan ucapan syukur Alhamdulilah.

Spesial tahun ini, Arminareka kembali sebagai penggerak GUB (Gerakan Umrah Bersama) kedua. Yang akan berangkat pada 03 Desember 2017 dan 11 Januari 2018.
Saat ini jamaah umroh bimbingan Adel tak hanya di Batam, tapi sudah mencakup wilayah Kepri, Sumbar, Bengkulu, Bali, Singapura, Malaysia dan Hongkong

Banyaknya jamaah yang mesti dibina, membuat Adel sangat sibuk. ” Sama seperti profesi lainnya ada saat bekerja selaku karyawan di sebuah perusahaan yang waktu bekerja sudah jelas waktunya yaitu sesuai jam kantor,” katanya.

Sedangkan, kata Adel lagi, untuk pengelolan travel ia dibantu oleh team operasioan yang stand by di kantor plamo.

‘Asyiknya untuk bersyiar kapan saja bisa, karena bersyiar bisa tatap muka, seminar di akhir pekan, media sosial, kalau ada yang ingin bertemu saya jadwalkan bertemu lepas magrib, kebetulan saya tinggal di ruko yang sama, saya tinggal turun ke bawah menemui jamaah yang sudah buat janji. Sedangkan secara operasional saya dibantu oleh team yang sangat handal, stand by di kantor,” tutur Adel

Hari-hari libur, bagi Adel, adalah waktu untuk silaturrahim dan pembinaan jamaah di luar kota. Dengan jalur penerbangan yang lancar untuk seluruh jurusan, Adel mengaku hampir tidak menemukan kesulitan.

” Saya ingin sekali setiap umat Islam siapa saja, usia berapa saja yang penting sudah balig bisa berangkat umrah atau haji tanpa kendala, baik uang atau apa saja, karena Arminareka memiliki solusinya,” tutur wanita berkulit putih ini.

Adelpun berniat, dengan hadirnya Armanareka di Kepri bisa memberikan makna untuk negeri ini. Dengan memberangkatkan jamaah secara rutin dari Batam, akan mengoptimalkan penggunaan Bandara International Hang Nadim, menambah pendapatan daerah, serta menghemat biaya dan tenaga jamaah tidak harus lagi ke Jakarta utnuk berangkat umrah melalui Arminareka.

Adel juga mengajak umat muslim mengubah mainset menjadi seorang pemenang bukan menjadi pasrah terhadap keadaaan. Karena Umrah dan Haji bukan milik orang kaya saja, yang kaya juga banyak yang tidak berangkat, selama ini kita berlindung tidak sanggup tidak mampu. Masalah umrah / haji bukan masalah uang tapi masalah keyakinan. ***


Suprizal Tanjung’s Surau

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Jadi Pesyiar setelah Kerabat Tertipu Travel Abal-abal

Sunday 9 March 2014 | Blog

Memang batik tidak akan pernah habis untuk diungkap. Hari ini akan membahas pembuatan batik dari media…

Saturday 26 April 2014 | Blog

Sebuah kebaya adalah kombinasi blus – pakaian tradisional yang berasal dari Indonesia dan dikenakan oleh perempuan…

Monday 12 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Jika anda Bis mania atau sering bepergian jogjakarta -surabaya, tentu tidak asing dengan bis Sumber Kencono…

Thursday 27 July 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Filed under: Dunia Pendidikan SUAIDINMATH’S BLOG