Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Ini Alasan PT Nidya Karya Minta Addendum Dua Kali untuk Pekerjaan Proyek Tahun Jamak

Oct
07
2017
by : . Posted in : Blog

PT Nidya Karya sudah dua kali mengajukan addendum untuk penyelesaian pembanguan ruas Jalan Anjir Sarapat Sei Kupang.Semenjak kontrak kerja bulan Mei 2015. Addendum merupakan istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausula atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok itu.

Hal ini diakui Staf Teknis Lapangan PT Nidya Angga mengakui, tertundanya progres pekerjaan ruas Jalan Anjir Sarapat KM 1 Sei Kupang akibat kondisi cuaca yang tidak bersabat. Sebelumnya, kontrak awal tanggal 30 Desember 2017. Namun diajukan addendum untuk mundur hingga tanggal 3 Oktober 2017. Meski begitu, proses pekerjaan belum rampung maka diajukan kembali perpanjangan kontrak sampai tanggal 30 Oktober 2017.

“Karena cuaca hujan menjadi penghambat kami untuk penyelesaian ruas Jalan Anjir Sarapat KM 1 Sei Kupang yang seharusnya sudah selesaipada tangga 3 oktober 2017 ini. Kadang hujan sehari empat hari tidak bekerja, akhirnya terhambat. Namun kondisi fisik di lapangan baru 86 persen. Kami ajukan addendum sampai tanggal 30 Oktober 2017 ini,” kata Angga saat diwawancarai sejumlah awak media di lokasi, Senin(2/10/2017).

Angga menjelaskann, panjang ruas jalan itu sekitar 89 kilometer. Namun untuk pengaspalan sekitar 8,5 kilometer saja. Saat ini, masih tersisa 4 kilometer yang belum teraspal. Saat ditanya apakah optimistis bisa selesai 30 Oktober nanti. Angga mengaku optimistis. “Yang pasti kita optimis akan selesai pada bulan ini,” tegas dia.

Pantauan Borneonews di lapangan, masih ada 4 titik untuk pembuatan siring badan jalan. Kemudian, masih ada 400 meter yang baru dilakukan penimbunan tanah kuning dari arah Sei Bataguh ke Sei Kupang. Sedangkan 4 kilo lagi belum dilakukan pengaspalan.

Pihak Dinas Perkerjaan Umum Penataan Ruanga Penataan Kawsan Pemukiman(PUPRPKP) Bidang Marga(BM) Fahrudin selaku PPTK dari Bidang Bina Marga menegaskan,kalau sampai tanggal 30 September 2017 nanti tidak selesai, pihaknya akan memberikan sanksi bagi PT Nidya Karya berupa denda.

“Kita akan berikan sanksi berupa denda kepada PT NK,kenapa belum kita memberikan sanksi saat ini?,karena ada niat baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaiakan progres pekerjaan,” terang Fahrudin.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Ini Alasan PT Nidya Karya Minta Addendum Dua Kali untuk Pekerjaan Proyek Tahun Jamak

Thursday 29 June 2017 | Blog, Diklat

OHSAS 18001-MANAJEMENT K3 DAN STANDARDNYA. Kami memberikan konsultasi-training-sampai sertifikasi untuk seluruh indonesia WHAT IS OHSAS 18001:2007?…

Friday 14 July 2017 | Blog, Diklat

Berbekal informasi dari masyarakat, Kepolisian Sektor Basarang, Polres Kapuas berhasil membekuk DM (26) warga Desa Anjir…

Wednesday 14 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Berikut ini kami sampaikan materi Bimbingan Teknis SIMPATIKA  yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 27 Maret…

Friday 22 September 2017 | Blog

Rencana adanya bantuan tiga kapal nelayan dengan kafasitas 5 GT hingga 30 GT untuk kelompok Tani…