Pemuda Pancasila Bangkitkan Lagi Cinta Warga pada NKRI

Bersama Lurah Jodoh Pasang 1.000 Bendera

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

KELUARGA besar Kelurahan Jodoh memasang 1.000 bendera Merah Putih di kiri kanan jalan, mulai dari kawasan Goodway Hotel sampai se Kelurahan Jodoh, mulai Selasa (1/8/2017) sampai Kamis (31/8/2017).

Suwandy (Asun) di Jodoh, Batuampar, Minggu (18/5/2014) F Suprizal Tanjung

‘’Pemasangan bendera dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI) ini dilakukan setiap tahun oleh Kelurahan Jodoh. Kali ini kita melakukan terobosan dengan memasang bendera relatif banyak yaitu 1.000 unit,’’ papar Lurah Jodoh, Porada Malik SE di kantor Lurah Jodoh, Selasa (8/8/2017).

Untuk pemasangan bendera papar Porada, mereka bekerja sama dengan 34 orang Rukun Warga (RT) dan sembilan orang Rukun Warga (RW). Turut membantu pengurus dan anggota Pemuda Pancasila (PP) Ranting Jodoh, PAC PP Batuampar, dan Komando Inti (Koti) Mahatidana PP Kepri, Suwandy (Asun), serta Camat Batuampar, Drs Tukijan.

Porada menambahkan, saat pemasangan bendera tersebut, mereka tidak menemui kendala. Malah, panitia memasang dengan penuh semangat. Meskipun begitu, Lurah yang dilantik 31 Desember 2016, dan mulai bertugas sebagai Lurah 3 Januari 2017 itu mengakui ada sedikit kekecewaaan kepada beberapa warga. Saat ini, masih ada sebagian kecil warga Jodoh yang mulai kendor rasa nasionalisme-nya. Warga tadi, walau tidak banyak, tidak mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumahnya. Padahal, memasang bendera, merupakan wujud kecintaan terhadap Tanah Air.

“Orangtua kita dulu berjuang mengorbankan harta dan nyawa untuk bisa mengibarkan bendera ini. Sangat menyedihkan dan tidak menghargai jasa orang tua dan pahlawan namanya itu, bila kita disuruh memasang sekali setahun saja tidak mau,” paparnya.

Di samping sedikit kecewa, Porada juga mengakui secara umum partisipasi, dan kecintaan warga Jodoh terhadap bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sangat tinggi. Buktinya, selain 1.000 bendera yang dipasang pihak Kelurahan Jodoh bersama tim lainnya, warga juga secara mandiri memasang bendera di depan rumahnya masing-masing. Beberapa warga, malah memasang bendera baru dengan kayu yang dicat. Jadi kelihatan lebih cantik dan terang.

Sementara itu, panitia pemasangan bendera yang juga Komando Inti (Koti) Mahatidana PP Kepri, Suwandy yang akrab dipanggi Asun menambahkan, jauh-jauh hari, tepatnya sebelum 1 Agustus 2017, dia yang merupakan pengurus RT di daerahnya, telah meminta agar seluruh perangkat RT, dan warga sekitarnya untuk memasang dan mengibarkan bendera merah putih.

Asun mengakui, secara umum, walau ada warga yang malas, namun partisipasi warga Jodoh untuk mengibarkan bendera merah putih sangat tinggi. Dia mengatakan, memasang bendera Merah putih tidak hanya wajib untuk mengenang detik detik pembacaan teks Proklamasi 17 Agustus 1945 oleh Ir Soekarno Drs Hatta, tapi juga untuk memupuk rasa nasionalisme serta kecintaan terhadap NKRI.

Ditambahkan Asun, untuk memeriahkan HUT RI kali ini, mereka juga mengimbau seluruh warga untuk lebih maksimal memeriahkan hari bersejarah ini. Caranya, dengan membersihkan lingkungan, membersihkan got, memotong dahan pohon yang menggangu jalan, serta terus meningkatkan ketertiban dan keamanan lingkungan.

Asun berpikir, memeriahkan HUT RI bisa lebih maksimal dan terasa bila lingkungan juga bersih, tertib dan aman. Keamanan dan ketertiban di lingkungan akan menjadikan perayaan HUT RI lebih berkesan dan lebih bermakna.

‘’Pokoknya, mari kita berikan hal terbaik untuk memeriahkan HUT RI. Semua kita lakukan dengan NRKI dan kemajuan bangsa Indonesia,’’ papar Asun. ***


Suprizal Tanjung’s Surau