Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan ke Kejari Kapuas

Aug
29
2017
by : . Posted in : Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Saripudin (23), warga Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negri (Kejari) Kapuas.

Berdasarkan keterangan tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Saripudin mengaku jika dirinya telah melakukan pencabulan dengan pacarnya sebut saja Bunga (14) sebanyak 3 kali.

Ia mengungkapkan, jika hubunganya dengan bunga sudah mendapat restu dari kedua orang tua bunga. “Setelah lulus SMP kami nikah, dia (bunga-red) kelas 3 SMP sekarang,” ungkapnya kepada JPU, senin (28/8/2017)

Peristiwa pencabulan itu berawal saat ada acara pernikahan di Desa Penda Katapi, Saripudin pada waktu itu pergi ke rumah bunga dan meminta ijin kepada kedua orang tua bunga untuk pergi ke acara pernikahan tersebut, orang tua Bunga pun mengizinkan mereka. “Saat itu, kami bukan pergi ke acara tersebut, tapi kami pergi ke sebuah sekolah,” katanya.

Di tempat itulah Saripudin melalakukan aksi bejatnya membujuk bunga untuk menuruti kemauannya berhubungan badan. “Tidak ada paksaan, awalnya saya ajak k esekolah itu dan bunga bertanya buat apa, saya jawab mengerti-mengerti ajalah,” sahut Saripudin.

Sampai di tempat itu, Saripudin membujuk bunga untuk bersetubuh dengannya, tapi awalnya bunga menolak karena takut hamil. “Tapi saya katakan saya berjanji akan bertanggung jawab kalau kamu hamil,” terangnya.

Saat itulah Saripudin menyetubuhi bunga untuk pertama kalinya. Berdasarkan pengakuannya, dirinya melakukan perzinahan tersebut sebanyak 3 kali, dan aksi bejatnya itu terbongkar setelah dirinya menyetubuhi bunga di dalam kamar bunga.

Waktu itu Saripudin tinggal dirumah Bunga selama satu bulan untuk membantu ayah Bunga bekerja. Namun hal tersebut dimanfaatkan Saripudin untuk menyetubuhi bunga.

Akhirnya perbuatan itu diketahui Ibu korban, saat Saripudin melakukan pencabulan untuk ketiga kalinya di dalam kamar Bunga. “Saat ketahuan itu ya dimarahin dan langsung diusir dari rumah itu, saya langsung pulang kampung,” imbuhnya.

Setelah Saripudin diusir, Bunga pun kabur dari rumah, ayahnya segera melaporkan ke polisi. Ayahnya curiga Bunga kabur menemui Saripudin di Kampungnya.

Ayah Bunga segera menyusul ke kampung Saripudin dan mendapati Bunga di situ, Saripudin pun langsung ditangkap aparat kepolisian karena telah melakukan pencabulan anak dibawah umur. Akibat perbuatannya tersebut, Saripudin diancam pasal 81 ayat (2) UU RI no 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 64 KUHPidana Jo pasal 287 KUHPidana. “Saat ini tersangka ditahan di rumah tahanan (Rutan) Kapuas,” pungkas JPU Teddy Valentino.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan ke Kejari Kapuas

Tuesday 22 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Hingga saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Kapuas baru melayangkan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan(SPDP) pada Kejaksaan Negeri…

Sunday 25 December 2016 | Diklat

Oleh: Lendy Wibowo Lendy Wibowo Kalibata, 18 Nopember 2015 Mendalami Desa tidak hanya pada aspek administratif…

Sunday 29 May 2016 | Blog, Produk

Pasukan tni yang yang tergabung dalam satuan tugas kompi zeni (satgas kizi) tni konga xxxvii-b/minusca (multi…

Sunday 11 May 2014 | Blog

SI sebelumnya Dagang Islam adalah koperasi pedagang batik Jawa di Indonesia. Perdagangan Sarekat Islam didirikan oleh…