Dari Pedagang Kaki Lima, Kini Jadi Raja Cat

Kisah Inspiratif Warga Batam: Munir Liao Acai

JAMIL QASIM, Batam

Sejak usia 13 tahun, ia sudah meninggalkan kampung halamannya di Senggarang, Tanjungpinang. Keinginan untuk maju sedikit demi sedikit sudah menjadi prinsipnya sejak kecil. Dan kini orang mengenalnya sebagai raja cat di Kepri. Mari simak kisahnya.

Munir Liao Acai

Sudah 40 tahun Munir Liao Acai menetap di Batam. Kesuksesannya saat ini tidak lepas dari perjalanan hidupnya selama membanting tulang di pulau “kalajengking” ini.
Yang menarik dari Acai adalah moto hidup yang selalu dipegangnya. Menurutnya, untuk sukses perlu gila terlebih dahulu, berpikiran sederhana dan terus maju. Maju sedikit demi sedikit setiap hari. Pastikan sampai ke puncak suatu hari.

Gila yang dimaksud Acai di sini yakni harus bekerja keras dan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Bagi Acai, tak ada keinginan lain dalam hidupnya selain untuk terus mengembangkan diri ke arah yang lebih maju.

Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di perantauan, Acai pun tak pernah menyerah dalam berusaha. ’’Sejak remaja hingga saat ini, setidaknya mungkin ada lebih 20 jenis usaha yang pernah saya kerjakan. Mulai dari jualan ikan di pasar Bengkong, toko kelontong, jual cendol di kaki lima Nagoya lama, usaha katering, membuat papan nama jalan hingga membuat marka jalan di Batam sudah pernah saya lakukan,” ungkap pemilik PT Pacific Federal Factory-PFF Paint ini.

Namun bagi anak bungsu dari lima bersaudara ini, tidak ada kata menyerah dalam berusaha. ’’Prinsip hidup saya tiap hari harus maju sedikit, dan tiap hari juga mesti harus ada koreksi diri (evaluasi) terhadap apa yang telah saya lakukan. Sehingga besoknya melangkah bisa lebih baik lagi,” terangnya.

Baginya dalam bekerja, ketepatan waktu juga menjadi harga mati. Karena dengan selalu tepat dalam bekerja, berarti tidak ada waktu yang terbuang dengan sia-sia. ’’Kalau ada pekerjaan yang mesti diselesaikan hari ini, kenapa harus menunggu hingga besok,” kata pemilik PFF Paint ini.

Kesemuanya itu adalah prinsip awal dalam menggapai kesuksesan. Namun lanjut Acai, biasanya mereka yang sukses dan ingin mengembangkan usaha agar lebih maju, seorang pengusaha setidaknya harus memiliki prinsip lagi, berani, punya duit, dan hoki. Keempat ini harus dimiliki yang ingin sukses dan maju.

Siapa sangka seorang anak yang mengecap pendidikan hanya sampai kelas 2 SD saja, setelah puluhan tahun dapat memiliki pabrik cat sendiri dan menjadi raja cat yang pertama di provinsi segantang lada ini.

Perjalanannya berawal dari seorang sales cat pada tahun 1992, lalu menjadi agen dan distributor dari Federal Paint Singapore tahun 1996. Impiannya terwujud pada 2002 lalu, saat Acai mendirikan PT. Pacific Federal Factory atau yang lebih dikenal dengan PFF PAINT, pabrik cat pertama dan satu-satunya di Kepri.

Pada mulanya PFF PAINT mendapat lisensi dari Pacific Paint Jakarta yang telah berdiri sejak 1943 dan Federal Paint Singapore yang berdiri sejak 1963 kemudian mulai memperoleh pengakuan Sertifikasi Jaminan Mutu ISO 9001 : 2008 pada bulan Juni 2012, dengan kualitas cat yang terjamin dan harga yang terjangkau maka cat PFF Paint semakin diminati oleh masyarakat Kepri.
Kebutuhan cat sendiri di Batam dan umumnya di Kepri terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pembangunan khususnya bidang Properti terus mendongkrak kebutuhan cat di Kepri.

Untuk memenuhi kebutuhan cat di Kepri ini, salah seorang Putra Daerah kelahiran Senggarang, Kota Tanjungpinang, Munir Liao Acai bisa memberikan jawabannya. Oleh sejumlah pengusaha di Kepri ini, Acai dikenal juga sebagai “Raja Cat di Kepri”.

Awal mulanya usaha ini ia geluti pada tahun 1992. Pada saat itu, oleh produsen cat di Singapura menawarkan dirinya untuk menjual produknya di Batam. Saat itu, ia dititip untuk menjual catnya sebanyak 72 kaleng. Untuk menjual cat dengan merek APP-37 yang belum terkenal pada saat itu sangatlah susah. Namun karena ketekunan, saya tetap berusaha menjualnya ke semua toko di daerah Nagoya dan sekitarnya.

Nah, setelah beberapa lama usaha ini ia geluti, akhirnya pelanggan pun mulai banyak. Dan pada akhirnya tahun 1996, ia langsung dipercaya produsen cat di Singapura menjadi Agen Tunggal cat APP-37 di Batam dan sekitarnya.

”Sebenarnya, usaha menjual cat pada awal-awalnya juga karena tak ada pilihan lain, jadi mau tidak mau harus dijalani dengan tekun,’’ kata ayah empat anak ini.

Oada saat itulah, PFF Paint mulai memproduksi produk Decorative (cat air dan cat minyak) serta A utomotive yang berkualitas, inovatif dan bersaing dengan produk luar lainnya didukung oleh mesing-mesing teknologi terbaru dan memiliki laboratorium dengan peralatan yang lengkap serta sumber daya manusia yang profesional. Karena setiap produk akan dicek oleh tenaga Quality Control secara teliti sebelum dikeluarkan sehingga kualitas produk PFF Paint dipastikan mutunya terjamin dan stabil.

PFF Paint memiliki segmen pasar yang menyeluruh mulai dari produk ekonomis, menengah dan premium. Untuk produk premium yaitu Weather Fine, Eco Fine dan Silk Fine yang mampu bersaing dengan produk impor lainnya tentunya dengan harga Rupiah yang stabil dan lebih murah sekitar 15-30%. Sejak beroperasi hingga saat ini seluruh produk PFF Paint dijual dalam Rupiah, hal ini sudah sangat jelas PFF Paint sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk Cinta Produk Indonesia dan Cinta Rupiah.

Bahkan sudah beberapa proyek di Kepri ini yang menggunakan cat kualitas premium, Produk donesia, kualitas Internasionaltersebut. Keunggulan lain adalah kualitasnya terjamin, harga terjangkau dan promosi yang menarik dan beragam. Selain itu, juga tersedia ribuan pilihan warna dengan menggunakan sistem Depot Tinting.

Untuk saat ini, selain fokus pada pengembangan produk di Kepri. Acai juga sudah mulai mengembangkan usahanya ke luar Kepri. Bahkan, kini sudah membuka pabrik cat serupa di daerah Tangerang, Banten. ***

Biodata

Nama : MUNIR LIAO Alias ACAI
T/T. Lahir : Senggarang, 15 Nov 1966
Status : Menikah
Agama : Buddha
Usia : 51 Tahun
Anak ke/dari : ke-5 dari 5 bersaudara
Pendidikan terakhir : 2 SD (Sekolah Dasar)
Hobby : Main Golf dan Jogging
Profesi : Pengusaha (pemilik PT Pacific Federal Factory-PFF Paint)
Istri : NELLY GUO
Anak : 1. MEILINDA LIAO
2. TINA LIAO
3. TEDDY LIAO
4. DIANA LIAO


Suprizal Tanjung’s Surau