Noda Tangkap Tangan Pungli di Dunia Pendidikan Kapuas [Rangkuman Berita]

Tim Saber Pungli Sita Uang Rp 36.300.000 dari Tangan Dua Oknum Dinas Pendidikan Kapuas

Dua orang oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Kalteng tertangkap Operasi Tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polres Kapuas karena diduga melakukan pungutan liar terhadap para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mau melakukan pencairan dana bantuan untuk PAUD.

Mereka tertangkap tangan di Aula Dinas Pendidikan Kapuas, Jalan Tambun Bungai, Kota Kualakapuas, Selasa (11/7/2017) siang.

Informasi di lapangan, saat OTT dilakukan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, selain mengamankan 2 oknum Dinas Pendidikan, Tim Saber Pungli Polres Kapuas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp36.300.000- yang diduga hasil pungli tersebut. Dan juga memintai keterangan dua orang guru PAUD.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan adanya OTT yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli dari Polres Kapuas.

“Memang Tim Saber Pungli Polres Kapuas mengamankan oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas yang diduga melakukan punggutan liar. Dan dari tangan oknum ini diamankan uang Rp36.300.000,” tegas kapolres.

http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/07/11/tim-saber-pungli-sita-uang-rp-36300000-dari-tangan-dua-oknum-dinas-pendidikan-kapuas

 

Usai OTT, Dinas Pendidikan Kapuas Terlihat Lenggang

Usai diamankannya 2 oknum Dinas Pendidikan yang ditangkap tim saber pungli Polres Kapuas atas dugaan pungutan liar untuk dana PAUD, Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas terlihat lenggang, Rabu (12/7).

Menurut pantauan, suasana dibeberapa ruangan Dinas Pendidikan  dipasangi garis polisi (police line) seperti ruang Kepala Dinas, ruang aula tempat terjadinya OTT serta sejumlah aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga.

Dibeberapa ruang yang tidak diberi garis pembatas polisi masih terlihat aktifitas berjalan seperti biasa.

“Kami masih masuk kantor dan melakukan aktifitas rutin seperti biasa mas,” ujar Sugianoor salah satu pegawai dibidang sekolah dasar pada dinas tersebut.

Sementara staf lainnya yang bertugas di penerimaan tamu saat ditanya kemana Kepala dinas pendidikan, dirinya mengatakan keluar, namun disebutkan bahwa pada pagi hari yang bersangkutan masuk kantor.

Sementara itu ketatnya penjagaan difungsikan sebagai pengamanan terhadap TKP.

“Tugas kami memberikan pengamanan tkp agar jangan sampai berubah (status quo) hingga dilakukannya penggeledahan dari tim tipikor,” ucap salah seorang petugas

http://www.antarakalteng.com/berita/268081/usai-ott-dinas-pendidikan-kapuas-terlihat-lenggang

 

Waduh! Kepala Bidang PAUD Diduga Kuat Terlibat Pungli Terkait OTT di Kapuas

Tim tipikor Polda Kalimantan Tengah didampingi Polres Kapuas melakukan penggeledahan beberapa ruang pada dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas sebagai tidak lanjut penanganan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 2 oknum yang diduga melakukan pungutan liar pada dinas tersebut, Rabu (12/7/17).

Kedatangan tim tipikor sekitar pukul 13.30 Wib itu dipimpin langsung Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar dan jajaran dimulai dengan memasuki ruang Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat sekitar satu jam lamanya dilanjutkan ke ruang kepala dinas hingga berakhir sekitar pukul 15.00 Wib.

Selama penggeledahan, nampak Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Ilham Anwar serta Simpei Kabid PAUD dan Dikmas selalu mendampingi. Bahkan pemeriksaan sore itu berlanjut ke kediaman Simpei.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar saat ditanya seusai penggeledahan mengatakan bahwa sejumlah berkas diamankan pihaknya guna pengembangan lebih lanjut.

“Tim terus bekerja dan mendalami kasus ini, sementara pemeriksaan dan keterangan digali dari para saksi-saksi yang pada saatnya akan kami sampaikan kepada rekan rekan media,” janjinya.

Selanjutnya, Kasat Reskrim Kapuas AKP Iqbal Sengaji SIK mengatakan bahwa kedua oknum kini sudah berstatus sebagai tersangka yaitu Kasi PAUD dan stafnya.

“Keduanya naik staus menjadi tersangka dan sejak hari ini kemungkinan besar akan ditahan,” jelasnya.

Sedangkan, Simpei Kabid PAUD dan Dikmas setelah melalui pemeriksaan di TKP  mendapat keterangan dari berbagai saksi diduga kuat juga terlibat.

“Kita akan sampaikan besok (13/7/17) Kamis melalui press release siapa saja yang akan menjadi tersangka dan ada kemungkinan bertambah,” ucapnya.

Sampai saat ini saksi masih berjumlah 6 orang yang diantaranya Kepsek PAUD dan honorer dinas tersebut. Dan kepada tersangka dikenai UU mengenai tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana diatas lima tahun.

http://kalteng.antaranews.com/berita/268105/waduh-kepala-bidang-paud-diduga-kuat-terlibat-pungli-terkait-ott-di-kapuas

 

Ketua Dewan Pendidikan: Usut Tuntas Dugaan Pungli Di Disdik Kapuas

Dewan Pendidikan Kabupaten Kapuas meminta kasus dugaan pungutan liar (Pungli) pada saat penandatanganan MoU penyaluran dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilingkungan Dinas Pendidikan Kapuas, diusut tuntas.

“Kami dari Dewan Pendidikan meminta agar kasus ini diusut dengan tuntas karena sudah mempermalukan dunia pendidikan di daerah ini,” Ujar Ketua Dewan Pendidikan Kapuas, Indan Thomas, Rabu (12/7/2017).

Mantan tenaga pendidik di Kabupaten Kapuas ini pun sangat menyayangkan terjadinya dugaan Pungli di lingkup Dinas Pendidikan Kapuas. “Kami menyayangkan hal-hal seperti ini (Pungli). Mungkin ini kelemahan juga dari kepala dinas melakukan pengawasan sehingga ada kesempatan oknum-oknum pegawai yang melakukan Pungli,” katanya.

Karenanya, Indan Thomas mengharapkan agar Kepala Disdik Kapuas proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap bawahannya sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat mencoreng dunia pendidikan di Kapuas.

“Jadi, hal ini jangan terjadi lagi dan kami harapkan Kepala Dinas Pendidikan harus proaktif di dalam membina stafnya, itu harapan kita sehingga tidak ada lagi pungutan-pungutan seperti ini,” tekannya.

Aparat kepolisian Polres Kapuas, Selasa (11/7/2017) siang, mengamankan dua oknum PNS Dsdik Kapuas dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan Pungli pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini.

OTT dilakukan jajaran Polres Kapuas pada saat berlangsungnya penandatanganan MoU pencairan dana BOP PAUD di aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas. Selain mengamankan dua oknum Disdik, petugas juga mengamankan barang bukti sejumlah uang tunai yang diduga dari hasil Pungli

http://www.menaranews.com/ketua-dewan-pendidikan-usut-tuntas-dugaan-pungli-di-disdik-kapuas/


Info Kabupaten Kapuas