Kejari Kapuas Terima SPDP Kasus Pungli Di Disdik

Kejaksanaan Negeri Kapuas telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Kapuas, atas kasus pungutan liar (Pungli) di Dinas Pendidikan Kapuas dengan tiga orang tersangka masing-masing TR, MY dan SP selaku Kabid Paud dan Dikmas Disdik Kapuas.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kapuas, Andrianto Budi S, SH MH mengatakan, SPDP telah mereka terima dari tim penyidik Polres Kapuas pada tanggal 14 Juli 2017. “Jadi, pihak penyidik kepolisian telah mengirimkan SPDP-nya kepada kami,” katanya ditemui usai penutupan kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa 2017, Sabtu (22/7/2017).

Dengan telah diterimanya SPDP tersebut, Andrianto berharap penyidik kepolisian dalam waktu yang tidak lama juga dapat mengirimkan berkas perkara. “Sehingga kami bisa melakukan tahapan pemeriksaan berkas,” ujarnya.

Menurut Andrianto pihaknya nanti akan melakukan penelitian terhadap berkas perkara yang disampaikan oleh penyidik kepolisian, apakah sudah memenuhi syarat formil maupun materil.

“Apabila nanti dalam penelitian berkas masih terdapat kekurangan syarat formil maupun materil maka akan kami berikan petunjuk berupa P 18 dan P 19 untuk dapat dilengkapi oleh penyidik Polres Kapuas,” tukasnya.

Jajaran Polres Kapuas belum lama tadi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua oknum ASN Disdik Kapuas, TR dan MY, yang melakukan pungutan liar pada saat penandatangan MoU penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOP) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dalam pengembangan kasus Pungli tersebut, Polres Kapuas juga menetapkan Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kapuas, SP, sebagai tersangka.

Sumber: http://www.menaranews.com


Info Kabupaten Kapuas