Dishub Rancang Rambu Lalu Lintas Sungai Kapuas

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas melakukan kajian lapangan terkait pemasangan rambu-rambu lalu lintas di Sungai Kapuas. Kajian itu sebagai persiapan untuk beroperasinya kapal rute Kapuas-Mantangai, Kapuas-Batanjung dan Kapuas-Palangkau.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas I Made Sumartha melalui kasi Angkutan Untung Hardianto mengatakan keberadaan rambu-tambu ini sangat penting mengingat arus lalu lintas di Sungai Kapuas akan dilalui Kapal-kapal angkutan berkapasitas besar.

“Kita harus lakukan antisipasi terlebih dahulu dengan pemasangan sarana prasarana berupa rambu-rambu lalu lintas di titik strategis,” kata Untung kepada Borneonews, Senin (24/7/2017).

Menurut Untung, saat Pelabuhan Batangjung beroperasi, maka alur Sungai Kapuas akan dilalui angkutan batubara. Sehingga, rambu yang dipasang berbentuk pipa dan cor beton. Namun tiang betonnya akan dipancang di tepi sungai.

“Sesuai adopsi Sungai Musi tidak lagi mengunakan pancang besi tetapi beton sehingga bisa di pasanag dengan tulisan besar. Sehingga terlihat oleh kapal-kapal pelayaran,” terang dia.

Ia menjelaskan sudah ada sebagian rambu-rambu untuk Kapuas-Mantangai yang dipasang kurang lebih ada 58 rambu. Rencananya akan ditambah menjadi 23 rambu, Sedangkan Kapuas-Pamgkau sudah ada 74 dan akan ditambah 53 rambu dan Kapuas-Batanjung untuk ditambah sekitar 18 rambu.

“Untuk saat ini titik kordinat belum bisa di tentukan, karena masih menunggu pengurukan, takutnya pas pemasangan ada abrasi memgakibatkan tiang rambu akan roboh. Jadi tunggu selesai pengurukan baru bisa di pasang kordinatnya dan ini di 2018 baru di kerjakan,kita hanya survei lokasi serta berapa penambahan rambu,” pungkas dia.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas