Test Ride Honda Verza 328 km

Asslamu’laikum brother semua… setelah NH membeli honda verza, NH akan menceritakan bagaimana rasanya setelah di naiki dalam jarak 328 km antara Yogyakarta – Surabaya. sebetulnya perjalanan ini tanpa direncanakan, karena menunggu plat nomer hitam keluar dulu… tetapi karena motor di rumah sudah banyak banget dan parkiran tidak cukup, alhasil mau tidak mau harus naik motor. 

Dari Jogja pukul 21.00 WIB, cek-cek dari ban, rem, jas hujan dll…. kemudian reset odometer (walaupun baru jalan 2 km) hi..hi.. pamit orang tua… tidak lupa cium anak-istri… dengan mengucap Basmallah, maka perjalanan dimulai…sudah jalan 100 m… eh balik lagi ternyata lupa sarung tangah … he..he.. Oh iya sebelumnya tangki bensin sudah saya isi dengan batas lingkaran tangki di dalam dengan uang Rp. 65.000.-

jalan lagi… dikarenakan Si Neng masih baru serta jalan lumayan ramai, maka perjalanan inipun dilakukan dengan santai, mulai dari Jogja-Solo jalanan jam segitu ternyata masih padat… saya hanya menggeber maksimal 90 km/jam.. Skip..Skip jalan dari Solo-Ngawi weekend sebelum ramadhan serta karena liburan jalan-jalan dipenuhi dengan bis dan truk-truk barang.. nah track yang paling disukai adalah saat masuk kota ngawi… jalanan yang lurus dan diterangi dengan lampu yang cukup. serta Traffic LIgt yang sudah menyala kuning semua… NH bisa menggeber sampai 100 km/Jam dan itu masih belum gas penuh.

Sempat berhenti di caruban untuk makan jadah bakar, serta menyeruput kopi dan Intel (indomie telur).. selama mengarungi jalan Ngawi – caruban yang tekstur jalannya yang kurang rata.. dapat dilibas dengan baik oleh Neng Verza walaupun keempukan Shocbreakernya menurut saya masih kurang lembut…perjalanan pun dilanjutkan dengan hutan di daerah madiun… Lampu Si Neng ternyata sangat terang dan mumpuni untuk menerobos hutan… sayapun bisa menggeber di jalanan ini walau malam hari…Sesampainya di jombang Kondisi jalan yang lebar dan lenggang dari Jombang – Mojokerto… sangat menggoda untuk dikebut… tapi kok rasanya saya ingin menikmati perjalanan jadi saya tidak topspeed… bahkan cenderung kecepatan stabil di angka 80 km/jam.

Joknya Neng Verza ternyata keras banget…. bokong sampai panas… bahkan dalam 2 hari ini masih kerasa faalnya… haduh (lagi mencari solusinya)… Stang si Neng Verza juga akan kerasa sedikit getar kalau kita geber dalam kecepatan tinggi. Satu lagi setelah perjalanan tersebut rantainya kok cepat gemerisik… (ini dirasakan sebagian besar pengguna verza) Dari hasil perjalan tersebut dapat disimpulkan :

Kelebihan :

1. Ergonomis jadi enak buat jarak jauh;

2. Irit

3. Shock Stabil untuk jalan berlubang atau bebatuan tapi kurang empuk;

4. Lampu sangat terang, mumpuni buat jalan malam.

Kekurangan

1. Joknya keras banget.

2. Shock kurang empuk;

3. Tarikan masih kurang untuk akselerasi cepat

4. Stang Agak getar untuk kecepatan tinggi

5. Rantai cepat kendor dan gemerisik

Kiranya itu saja.. silahkan mau menambahkan atau mengurangkan…untuk konsumsi BBM di next artikel ya…


Urusan Pegawai, Kuliner, Biker….