Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012

Jun
20
2017
by : .... Posted in : Blog, Diklat

History Sertifikasi SMK3

hse

Berdasarkan peraturan pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang penarapan/implementasi SMK3, pada pasal 5 menyebutkan setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya. Kewajiban sebagaimana dimaksud berlaku bagi perusahaan dengan ketentuan:

  1. Mempekerjakan karyawan/Buruh minimal 100 (seratus) orang, atau,
  2. Mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi (dalam proses bisnisnya)

Selanjutnya mengenai tingkat potensi bahaya tinggi sebagaimana dimaksud mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berikut kami share manfaat Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012  apa saja keuntungan perusahaan apabila memiliki sertifikasi SMK3:

  1. Pengakuan perusahaan terhadap kinerja K3 dalam perusahaan dalam bentuk implementasi dan mendapat sertifikasi SMK3 dari pemerintah (kementerian tenaga kerja dan trasmigrasi)
  2. Bukti kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangan dalam bidang K3
  3. Sertifikasi k3 atau implementasi sertifikasi k3 adalah salah satu tools manajemen dalam meningkatkan kinerja SMK3 dalam pencapaian yang telah ditetapkan oleh manajemen.
  4. Implementasi sertifikasi K3 mencegah kerugian yang lebih besar pada perusahaan
  5. Setelah mengimplementasikan SMK3 serta di lakukan audit kesesuaian maka akan di ketahui efektifitas juga efesiensi perusahaan untuk di perbaiki kemudian.
  6. Adanya penanganan yang berkesinambungan terhadap resiko yang ada dalam proses bisnis perusahaan
  7. Bila memiliki sertifikasi SMK3, maka perusahaan akan memenuhi persyaratan untuk lulus dan ikut tender di pemerintahan (Mandetory).
  8. Dipastikan bahwa implementasi sertifikasi SMK3 maka semua bahaya dan resiko akan lebih terpantau dan dilakukan langkah-langkah pencegahannya.
  9. Meningkatnya tingkat keperdulian dan pengetahuan tenaga kerja mengenai K3 yang akan seiring dengan meningkat dan terpeliharanya tingkat produktivitas perusahaan
  10. Dengan sertifikasi SMK3 tentunya secara otomatis akan meningkatkan brend image perusahaan daik dari external demikian juga internal perusahaan itu sendiri
  11. Dengan sertifikasi SMK3 tentunya akan meningkatkan daya saing perusahaan dalam memenangkan persaingan pasar dalam dan luar negeri.

Sementara manfaat Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012 bagi pemerintah adalah:

  1. Salah satu indicator meningkatkan mutu kehidupan juga brend image bangsa di forum internasional.
  2. Implementasi sampai sertifikasi SMK3 akan mengurangi tingkat kecelakaan kerja yang seiirng dengan meningkatnya productifitas kerja nasional
  3. Sertifikasi SMK3 adalah alat pemerintah untuk melindungi hak2 tenaga kerja dalam hal K3

Adanya Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012 adalah bukti pengakuan tingkat pemenuhan penerapan peraturan perundangan SMK3. Proses sertifikasi SMK3 suatu perusahaan dilakukan oleh Lembaga Audit Independen melalui proses audit SMK3. Sertifikat SMK3 diberikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada bulan K3  bulan MEI secara serentak se-Indonesia yang diberikan di Jakarta.

Lembaga Audit SMK3 yang telah ditunjuk oleh Kemenakertrans RI dalam melakukan Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012 sampai saat ini hanya ada 8 Lembaga Audit SMK3 di Indonesia diantaranya:

  1. Sucofindo (SICS),
  2. Surveyor Indonesia (SI),
  3. Alkon Indo Scaffolding, (ALKON)
  4. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI),

Dalam pelaksanaan Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012 ada proses yang harus dilakukan oleh perusahaan oleh Lembaga Audit Independen yaitu :

  1. Perusahaan mengajukan surat permohonan audit SMK3 kepada Dirjen pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga kerja dan Transmigrasi Rl (Jika sudah siap untuk di lakukan audit SMK3) Jl.Jend.Gatot subroto No.51 Jakarta. Tetapi sebelum surat atau email di kirim maka anda harus memastikan bahwa di perusahaan anda sudah ada susunan P2K3 yang telah disahkan oleh depnakertrans wilayah setempat. Didalam susunan tim P2K3 harus melibatkan Top level manajemen (direksi) sebagai ketua, sementara sekretarisnya harus memiliki sertifikasi ahli K3, setelah itu baru anggota P2K3.

Surat di Cc (tembusan) kepada Disnaker setempat tempat perusahaan berlokasi.           Surat juga di Cc (tembusan) kepada Lembaga Audit SMK3 yang dipilih dari 8 di atas.

  1. Lembaga Audit SMK3 akan memberikan surat jawaban mengenai penjadwalan pelaksanaan audit SMK3 sebagai dasar jawaban atas permintaan dari perusahaan.
  2. Perusahaan yang mengajukan SMK3 diharuskan sudah menerapan SMK3 Minimal 3 bulan dan diharuskan juga telah memiliki dokumen sistem manajemen K3 meliputi:
  3. Pedoman K3 (Manual SMK3), Prosedur, lnstruksi Kerja, Formulir.
  4. Jika perusahaan telah menerapkan OHSAS 18001:2007, perusahaan hanya menambahkan Matrik Integrasi Sistem Manajemen antara OHSAS dan PP No. 50 Tahun 2012, karena pada OHSAS 18001:2007 memiliki kesamaan 90% dengan PP No. 50 Tahun 2012
  5. Menambahkan referensi PP No. 50 Tahun 2012 pada semua dokumen/prosedur
  6. Pemenuhan aspek legal spt : Pembentukan P2K3 yang disahkan Disnaker setempat, Pemeriksaan Kesehatan pegawai, Sertifikasi alat produksi (SIA) & Sertifikasi Operator (SIO), ldentifikasi Bahaya, Penilaian & Pengendalian Risiko, Audit lnternal SMK3 (jika penerapan dengan 166 Kriteria), Rapat Tinjauan Manajemen,
  7. Penerbitan sertifikat dilakukan oleh Kemenakertrans Rl pada bulan K3 serentak seluruh Indonesia (bulan Mei), dan di tandatangan oleh Menakertrans Rl, untuk masa berlaku 3 tahun. Lembaga Audit SMK3 hanya mengeluarkan laporan hasil audit SMK3, dan memberikan rekomendasi tingkat pencapaian penerapan SMK3 perusahaan.
  8. Surveillance SMK3 bersifat optional (pilihan/tidak diwajibkan) jika memang perusahaan membutuhkan untuk menjaga konsistensi perusahaan dalam penerapan SMK3 PP No.50 Tahun 2012. Tetapi saran kami untuk perusahaan pabrik ada baiknya surveillance ini baiknya dilakukan setiap tahunnya.
  9. Sertifikat Sementara untuk kebutuhan bisnis/tender yang dibutuhkan oleh perusahaan selama menunggu proses penerbitan Sertifikasi Asli, akan dikeluarkan langsung dari Kemenakertrans RI berupa Surat Keterangan (SK) Lulus Audit SMK3 (biasanya ditandatangani oleh Direktur/Dirjen).
  10. Penilaian Tingkat penerapan SMK3 PP 50 Tahun 2012 di perusahaan tergantung dari Persentase Tingkat Pencapaian Penerapan yang diperoleh (lihat table diatas)

Apa saja Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3?.

Berikut 18 syarat penerapan untuk SMK3. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan di tempat bekerja. Didalam penerapannya, Syarat-syarat untuk Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja, tertuang dalam ; Undang-Undang No 1 Tahun 1970 ; Tentang Keselamatan Kerja. Tepatnya pada pasal 3, yang di dalamnya terdapat 18 syarat penerapan sebagai dasar analisa awal menciptakan Sistem Majamenen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di tempat bekerja, yaitu sebagai berikut :

  1. Mencegah dan mengurangi angka kecelakaan kerja.
  2. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran.
  3. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan.
  4. Memberi jalur evakuasi keadaan darurat.
  5. Memberi P3K Kecelakaan Kerja.
  6. Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja.
  7. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyebaran suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, radiasi, kebisingan dan getaran.
  8. Mencegah dan mengendalikan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan keracunan.
  9. Penerangan yang cukup dan sesuai.
  10. Suhu dan kelembaban udara yang baik.
  11. Menyediakan ventilasi yang cukup.
  12. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban.
  13. Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan, cara dan proses kerja.
  14. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman dan barang.
  15. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan.
  16. Mengamankan dan memperlancar bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan barang.
  17. Mencegah tekena aliran listrik berbahaya.
  18. Menyesuaikan dan menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang resikonya bertambah tinggi.

Detail proses sertifikasi smk3 PP 50 tahun 2012, silahkan hubungi kami:

 

DP Konsultan

www.dpkonsultan.com

E: davidpurba88@gmail.com

Telp : 0813801 63185 / 081212 814843 (Wa)

Filed under: Konsultasi SMK3, MANAGEMENT AND STRATEGI Tagged: bulan k3, Kemenakertrans RI, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, ldentifikasi Bahaya, Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja, Mencegah dan mengurangi angka kecelakaan kerja, Mencegah tekena aliran listrik berbahaya, P2K3 yang disahkan Disnaker setempat, Pemeriksaan Kesehatan pegawai, Penerangan yang cukup dan sesuai, Penilaian Tingkat penerapan SMK3 PP 50 Tahun 2012, permohonan audit SMK3, persyaratan mendapatkan sertifikasi smk3, Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012, Sertifikasi alat produksi (SIA), Sertifikasi Operator (SIO), Surveillance SMK3, susunan P2K3, tim p2k3
Konsultan strategi bisnis dan Sertifikasi ISO / www.dpkonsultan.com / telp 0813801 63185 (Wa)

tags:
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012

Saturday 12 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kapuas melakukan perbaikan terhadap layanan jaringan internet nirkabel (wifi) yang…

Wednesday 31 May 2017 | Blog

1). Yang berhak memperoleh paten adalah inventor atau yang menerima lebih lanjut hak inventor yang bersangkutan…

Tuesday 22 April 2014 | Blog

Saat ini kain batik kembali menjadi trend mode. Sebagai ciri khas bangsa Indonesia baju batik sering…

Wednesday 31 May 2017 | Blog

“……in order to manage its environment effectively, an organization should be designed to fit with its…