Info Pegawai Negeri

Informasi dan Iklan Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3-Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja

Jun
20
2017
by : cs2 2. Posted in : Blog, Diklat

Tujuan Audit Sertifikasi SMK3

smk3-dp

Persyaratan mendapatkan sertifikasi smk3

Agar penarapan SMK3 berjalan efektif, maka sebaiknya secara periodic perlu dilakukan pemantauan baik itu dilakukan secara internal demikian juga external atau berupa tinjauan manajemen dari internal perusahaan itu sendiri. Audit smk3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja ini adalah proses yang dilakukan secara sistimatik, indevenden dan terdokumentasi dengan baik demi memperoleh bukti implementasi dan bahan materi untuk dilakukan evaluasi secara objektif salam menentukan sejauh mana pemenuhan persyaratan yang diatur dalam elemen juga kreteria audit smk3 sebagaimana diatur dalam lampiran II PP No 50 tahun 2012. Dari temuan hasil audit tersebutlah di peroleh gambaran real jelas dan lengkap tentang implementasi smk3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja yang berikutnya dilakukan tindakan perbaikan yang berkesinambungan.

Untuk mendapatkan pengakuan secara Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia, juga sebagai pemenuhan atas peraturan perundang-undangan yang di tetapkan maka harus dilakukan proses audit sertifikasi oleh badan sertifikasi smk3 sebagaimana di printahkan. Ada 8 lembaga auditor yang di tunjuk oleh pemerintah dalam hal ini. Pelaksanaan audit ini mengacu kepada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 26 tahun 2014 tentang penyelanggaraan penilaian Penarapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Apa saja tujuan audit sertifikasi SMK3 tersebut?,

beberapa tujuan audit sertifikasi smk3 diantaranya adalah

  1. Untuk memastikan bahwa sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan telah berjalansesuai dengan persyaratan SMK3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja yang mengacu kepada PP No 50 tahun 2012
  2. Melakukan kajian tentang Efektifitas implementasi dari SMK3 itu sendiri dalam perusahaan
  3. Dan seterusnya………

Bagaimana dengan sasaran dilakukan audit external tersebut?, sasarannya adalah:

  1. Demi untuk mendapatkan pengakuan atas pelaksanaan implementasi smk3 di perusahaan dari pemerintah RI melalui Kementerian ketenaga kerjaan RI berupa SERTIFIKAT SMK3
  2. Sebagai pemenuhan atas peraturan dan perundangan pada bidang ketenaga kerjaan

Bagaimana dengan referensi hukum smk3?, berikut referensi hokum lahirnya smk3 ini, yaitu:

  1. UU no 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  2. UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan khususnya pada pasal 87 yaitu bahwa setiap perusahaan WAJIB menerapkan SMK3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja
  3. Peraturan Pemerintah No 50 tahun 2012 tentang penarapan SMK3
  4. Permennaker No 26 tahun 2014 tentang Penilaian penerapan SMK3

Apa saja Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3?.

Berikut 18 syarat penerapan untuk SMK3. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan di tempat bekerja. Didalam penerapannya, Syarat-syarat untuk Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja, tertuang dalam ; Undang-Undang No 1 Tahun 1970 ; Tentang Keselamatan Kerja. Tepatnya pada pasal 3, yang di dalamnya terdapat 18 syarat penerapan sebagai dasar analisa awal menciptakan Sistem Majamenen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di tempat bekerja, yaitu sebagai berikut :

  1. Mencegah dan mengurangi angka kecelakaan kerja.
  2. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran.
  3. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan.
  4. Memberi jalur evakuasi keadaan darurat.
  5. Memberi P3K Kecelakaan Kerja.
  6. Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja.
  7. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyebaran suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, radiasi, kebisingan dan getaran.
  8. Mencegah dan mengendalikan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan keracunan.
  9. Penerangan yang cukup dan sesuai.
  10. Suhu dan kelembaban udara yang baik.
  11. Menyediakan ventilasi yang cukup.
  12. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban.
  13. Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan, cara dan proses kerja.
  14. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman dan barang.
  15. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan.
  16. Mengamankan dan memperlancar bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan barang.
  17. Mencegah tekena aliran listrik berbahaya.
  18. Menyesuaikan dan menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang resikonya bertambah tinggi.

Demikianlah  Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat bekerja. Perihal diatas wajib dimiliki dan diterapkan dalam lingkungan atau tempat kerja bagi perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikat smk3-Sistem Manajemen keselamatan dan Kesehatan Kerja ( SMK3 ).

Bagaimana pendapat anda dengan 18 Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3 tersebut??????? Gampang kah?????????????ha…ha……………pusing?????//// yang jelas apapun jawaban anda 18 Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3 adalah bersifat mandatory sifatnya.

Memang harus kita akui bahwa 80% klausul dari smk3 ini memiliki kemiripan dengan ohsas 18001:2007 demikian juga erat kaitannya dengan penyusunan dokumen CSMS prakualifikasi tender. maka dari itu jangan heran bila seorang konsultan dokumen csms otomatis paham dengan konsultasi ohsas 18001 demikian halnya smk3 sebab masing2 tinggal menyesuaikannya saja dengan masing2 standard.

Detail tentang Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3 atau tuajuan audit sertifikasi smk3 silahkan menghubungi kami.

Konsultan sertifikasi SMK3

DP Konsultan

www.dpkonsultan.com

STC Senayan Lt 4 Ruang 31-34

Mobile / Wa: 0813801 63185 / 081212 814843

Filed under: Konsultasi SMK3, MANAGEMENT AND STRATEGI Tagged: 122 katagori tingkat transisi smk3, 166 katagori tingkat lanjutan smk3, 18 persyaratan mendapatkan sertifikasi smk3, audit sertifikasi smk2, badan sertifikasi smk3, jasa praaudit smk3, konsultan implementasi smk3, kriteria tingkat awal smk3, pemenuhan persyaratan smk3, penilaian tingkat penarapan smk3, penilaian tingkat penerapan smk3, persyaratan mendapatkan sertifikasi smk3, pp no 50 tahun 2012, SERTIFIKASI K3, sertifikasi smk3 dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi, sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja, tentang keselamatan kesehatan kerja-k3, training keselamatan kerja, tujuan audit sertifikasi smk3, uu no 50 tahun 2012
Konsultan strategi bisnis dan Sertifikasi ISO / www.dpkonsultan.com / telp 0813801 63185 (Wa)

tags:
loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3-Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja

Tuesday 27 December 2016 | Blog

Dunia mampu penuhi hajat semua orang tapi tak cukup untuk satu orang yang serakah   Orang…

Saturday 29 July 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas melakukan kajian lapangan terkait pemasangan rambu-rambu lalu lintas di Sungai Kapuas.…

Saturday 21 June 2014 | Blog

  MACAM BATIK INDONESIA BERDASAR MOTIFNYA Batik Sudagaran Penjelasan : Merupakan motif larangan dari kalangan keraton…

Sunday 6 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Saya (hampir) tidak percaya. Awalnya saya memang ragu. Tapi kutipan ini pasti benar. Bagaimana perspektifnya kita…