Cara Kenalan Dengan Mahasiswi Baru di Saat Ospek

Sudah musim ospek mahasiswi baru ya?

Baiklah, sepertinya sudah saatnya juga saya kembali menurunkan satu ilmu lagi kepada para pria yang merasa kesulitan mendekati wanita dan takut menderita jomblo permanen.

Masalah utama para pria dalam mencari (minimal) kawan perempuan biasanya adalah momentum. Dan pun ketika momentumnya didapat, malah bingung harus diapain.

Adik-adik dan kakak-kakak sekalian, momentum itu jangan dtunggu. Ciptakan!

Dan sekarang di saat-saat ospek seperti ini adalah salah satu saat yang tepat. Ospek adalah saat ketika mahasiswi-mahasiswi baru (yang kebanyakan ngekost) itu sedang labil dan mengalami banyak tekanan. Mereka akan selalu diburu-buru waktu. Diharuskan mencari ini itu di tempat yang mereka sendiri belum tau banyak. Lalu setiap hari harus mendesak-desak diri agar tidak terlambat mengikuti upacara pagi sambil menghadapi panitia-panitia yang sok terlihat tidak pakai hati.

Makanya kalau mau dapat cewek pas ospek, jangan jadi panitia.

Lalu?

Gampang. Pagi-pagi, menjelang waktunya mereka para mahasiswi baru ini harus tiba secepatnya di kampus. Kamu seliwiran aja di sekitaran kampus dan kawasan kos-kosan. Terserah, pake mobil atau motor. Cuma kalau bawa motor, ingat bawa helm tambahan.

Nanti, menjelang waktu masuk ospek itu akan ada banyak mahasiswi baru yang nyaris terlambat. Mereka biasanya juga belum sempat minta kirimi motor dari daerah asal jadi mesti jalan kaki. Nah, di sini lah kamu ceritanya pura-pura lewat dan menawarkan tumpangan biar tidak terlambat mengikuti ospek. Percayalah, mereka tidak akan menolak.

Kalau sudah mau nebeng kamu, ya tinggal ajak bicara tentang kampus barunya. Tanya-tanya. Lalu terakhir bilang aja kalau perlu bantuan diantar-antar lagi, hubungi kamu. Kasihkan nomermu. JANGAN MINTA NOMER DIA. Kasihkan aja nomer HPmu, tunggu dia yang menghubungi duluan.

Kalau sudah dilaksanakan begitu, selanjutnya ya terserah. Mau temenan aja atau dijadikan gebetan. Tergantung rencanamu menatap masa depan…

😛


A Journal of A Not-Superman Human