Pengangkatan Guru Kontrak Gelombang II Tunggu APBD-P 2017

Pengangkatan guru kontrak gelombang II menunggu anggaran belanja tambahan pada APBD Perubahan (APBD-P) 2017. Jika memungkinkan Pemkab Kapuas akan mengangkat sebanyak 1.800 orang menjadi guru kontrak yang akan disebar di 17 kecamatan.

“Kita melihat dulu keadaan anggaran APBD 2017 pada ABT (anggran belanja tambahan) ini,apakah memungkinkan untuk di angakat guru kontrak Pemkab Kapuas pada tahun ini,” kata Plt Dinas Pemdidikan Ilham Anwar kepada Borneonews, Kamis(25/5/2017).

Ia melanjutkan pemerataan guru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas. Jika anggaran bisa memenuhi kebutuhan untuk pengangkatan guru honor ini, pihaknya akan mengusulkan kepada DPRD Kapuas untuk membahas tahun 2017 ini juga.

“Jika memungkinkan kita bahas dengan Dewan pada ABT tahun ini juga, jika tidak bisa kemungkinan 2018. Dengan luas wilayah Kapuas ini, jumlah tenaga pendidik yang ada masih minim. Apalagi setiap tahun pasti ada guru yang masuk masa pensiun,” terang dia.

Menurut Ilham, jika dihitung berdasarkan rasio murid justru kelebihan guru. Namun jika dihitung berdasarkan mata pelajaran masih kekurangan guru. “Saya akui kalau dihitung berdasrkan murid kelebihan guru,contohnya satu kelas satu guru 25 sampai 30 murid tidak maslalah,hanya saja malsalah sekarang 9 guru 9 mata pelajaran tentu masih kekurang,” bebernya.

Ia menegaskan guru mata pelajaran memang harus terpenuhi jumlahnya terutama di daerah hulu. Pasalnya, tidak mungkin guru berstatus PNS di sana diminta mengajar 6 kelas dengan 9 mata pelajaran setiap harinya. “Dengan keterbatasan kemampuan guru ini, maka pengangkatan guru kontrak ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas,” pungkas dia.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas