2018, Kapuas Targetkan Bebas Malaria

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menargetkan 2018 wilayah ini bebas dari penyakit malaria.

Itu tercetus dalam rapat forum gerakan berantas penyakit menular vektor yang beranggotakan Dinas Kesehatan, RSUD dr H Soemarno Sosro Admojho, para dokter, bidan, perawat, SOPD, TP PKK dan juga melibatkan PWI setempat.

Menurut Sekda Kapuas Rianova, wilayahnya merupakan daerah endemis malaria yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB).

Malaria, imbuh dia, merupakan salah satu penyakit tular vektor yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari manusia ke manusia atau dari hewan ke manusia oleh serangga seperti nyamuk dan pinjal. Makanya pengendaliannya merupakan prioritas pembangunan kesehatan.

“Tentu ini menjadi beban tersendiri baik dari segi kesehatan, psikologis, ekonomi maupun sosial. Maka itu pemkab Kapuas bertekad mengeliminasi malaria 2018,” kata Rianova saat di hubungi Borneonews.co.id, Sabtu(27/5/2017).

Laporan Dinas Kesehatan periode 2012-2016, angka kasus malaria di Kapuas telah berhasil ditekan hingga  75 persen. Untuk terus menekan jumlah tersebut perlu adanya dukungan dan kerjasama dari Satuan Organisasi Perangkat Daerah(OSPD).

“Ini bukan permasalahan salah satu OSPD atau pun badan intasi, tetapi perlu dukungan semua pihak, karena ini terkait dengan sektor perkebunan, pertambangan dan ketenagakerjaan juga Dinas Kesehatan,” kata Rianova.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas