Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Zulkifli Naik Sepeda Keliling Indonesia

Apr
12
2017
by : ... Posted in : Dokumentasi

Pernah Ditodong, Kamera dan Ponsel Hilang

Tidak dibayar dan digaji, Zulkifli, 41, bersepeda keliling Indonesia. Misinya hanya ingin lebih mengenal budaya Indonesia. Juga untuk mengkampanyekan Bhinneka Tunggal Ika.

Alfian, Batamcenter

Pelan-pelan pria itu mengayuh sepedanya di jalan Ahmad Yani Batamcenter, Senin (10/4/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Ia baru keluar dari parkiran Gedung Graha Pena,usai kunjungan ke Redaksi Batam Pos. Sesekali ia melambaikan tangannya ke warga yang mengarahkan pandangannya.

Zulkifli mengayuh sepedahnya  saat melintas di Jalan Ahmad Yani Batamcenter, Senin (10/4/2017). Zulkifli berencana melliling Indonesia dengan menggunakan sepeda. F Cecep Mulyana/Batam Pos 

Zulkifli,41, nama pria yang berasal dari Padang, Sumatera Barat ini. Ia sudah di Batam sejak 21 Maret lalu. Bahkan ia sudah menjumpai beberapa OPD dan kantor kecamatan di Batam.

“Saya ke sini iklas kok. Bukan untuk mencari kekayaan. Saya memang ingin mengajak semua warga untuk tetap cinta terhadap NKRI ini. Saya hanya ingin menyuarakan persatuan,” katanya.

Selain itu, kecintaannya kepada olahraga sepeda membuatnya tidak merasa lelah untuk mengitari Indonesia. Sudah sekitar 6 tahun 8 bulan ia aktif berkeliling Indonesia.

Ia mendapatkan sepeda itu dari pemerintah kabupaten Lubuk Basung,Sumatera Barat. 2011 ia mulai berpetualang. Ia tinggalkan keluarga dan sanak saudaranya. Yang pertama ia tuju adalah Jakarta.

“Saya di Jakarta diterima pejabat di sekretariat negara. Saya juga mendapat penghargaan di sana,” katanya.

Setelah dari Jakarta ia kemudian kembali ke Sabang, Aceh daerah paling Barat Indonesia. Dari sana lewat jalur darat ia menyusuri daerah-daerah yang ada di Sumatera.

“Di setiap daerah saya selalu usahakan untuk bertemu dengan pimpinan daerah paling tidak Dispora. Kalau ada dikasih bantuan, itulah yang saya gunakan untuk hidup di daerah itu,” katanya.

Di setiap daerah Pengidola Bung Karno itu tinggal dan berkeliling sekitar 12-15 hari. Kemudian akan pergi ke daerah lain. Yang menemaninya hanyalah sepeda dan tas berisi buku yang memuat kesan dan pesan dari setiap pejabat yang dikunjungi.

“Jadi setiap saya berkunjung, saya minta ada kesan dan pesan dari pihak yang saya kunjungi,” katanya.

Saat bersepeda di jalanan sudah beberapa kali ia mendapatkan musibah. Yang tidak bisa ia lupakan adalah ketika ia ditodong penjahat jalanan di Lahat, Sumatera Selatan. Ia harus merelakan kamera dan ponselnya dibawa kabur oleh penjahat.

“Kalau sepeda tak mungkin mereka bawa. Kamera dan ponsel ya harus saya relakan. Kalau di jalanan hal seperti itu sudah biasa,” katanya.

Ia juga sudah sampai ke perbatasan Timor Leste dan daerah Flores, NTT. Di sana sangat berkesan baginya karena orang-orang di bagian timur Indonesia itu ramah-ramah.

“Di sana ramah-ramah. Saya diterima dengan baik di sana,” katanya.

Satu daerah yang belum dikunjungi Zulkifli adalah Papua. Ia berharap tahun ini bisa sampai ke sana. Tetapi setelah dari Batam ia berencana akan kembali dulu ke Padang bertemu dengan keluarnganya.

“Saya masih harus ke Papua. Saya sangat ingin ke sana. Tinggal itu saja yang belum. Saya juga berharap bisa bertemu dengan Pak Jokowi,” katanya.

Meski ia bisa ke Papua, ia mengaku akan terus menyuarakan persatuan di Indonesia. Menurutnya, perbedaan suku, ras dan agama bukanlah menjadi alasan untuk tercerai berai. “Kita semua satu, NKRI. Itu saja. Saya bukan orang pintar, dan sekali lagi, saya bukan untuk cari kaya. Kebetulan saya hobi bersepeda, dan saya hidup seadanya,” katanya.

Ia berharap kunjungannya ke beberapa daerah bisa diterima oleh warga dan juga pegawai pemerintahan yang ada.

“Saya manusia biasa. Tapi jujur saya ikhlas untuk menyuarakan persatuan. Paling tidak ada manfaatnya, setiap saya bertemu dengan orang selalu saya bilang bahwa Indonesia adalah satu,” katanya. ***


Suprizal Tanjung’s Surau

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Zulkifli Naik Sepeda Keliling Indonesia

Wednesday 8 March 2017 | Dokumentasi

Jumlah pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas setiap tahunnya selalu berkurang. Hal tersebut seiring masa pensiun…

Monday 16 January 2017 | Dokumentasi

Pada tahun 2016, ada sebanyak 9 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kapuas yang sudah dilakukan pembahasan…

Monday 19 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Beberapa minggu lalu, ramai kabar soal Presiden Jokowi yang berniat bergabung dengan The Trans-Pacific Partnership (TPP).…

Saturday 17 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Jelang arus mudik lebaran tahun ini, Kapolres Kapuas Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar berencana akan membuat…