Home » Dokumentasi » Ternyata, Tersangka Korupsi Dinkes Kapuas Terlilit Utang
Advertisement
loading...

Penyidik Kejaksaan Negeri Kapuas mulai menemukan benang merah kenapa Cornedy, bendaharawan di Dinas Kesehatan Kapuas, nekat “menilap” duit honor tunjangan daerah di instansinya. Cornedy, dari hasil penyidikan, ternyata terjerat lilitan utang.

“Saya sendiri heran, tersangka ini tergolong nekat dengan berutang kepada pihak lain dengan bunga mencapai 30 persen,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas, Subroto di Kuala Kapuas, Jumat (17/3/2017).

Subroto pun memberi contoh pada satu kasus. Misalnya, kata dia, Corney berutang Rp200 juta, maka bunga yang harus dia bayarkan adalah Rp60 juta ditambah pokok utang. “Makanya, untuk menutupi utang yang satu, dirinya harus pinjam lagi ke pihak lain untuk menutupinya,” tambah Subroto.

Celakanya, begitu kata Subroto, uang yang didapat dari utang sana-sini itu, sebagian besar dimanfaatkan untuk ha;-hal tak perlu. Salah satunya adalahuntuk perempuan. Cornedy termasuk royal untuk urusan ini.

Dengan gaya hidup yang super wah itu, menurut Subroto, seberapapun uang yang dimiliki Cornedy, tentu saja tidak akan cukup. “Hingga saat ini, kalau tidak salah, utang Cornedy dengan pihak lain itu tidak kurang dari Rp800 juta,” katanya lagi.

Angka utang Rp800 juta itu hampir setara dengan jumlah uang yang diduga dia korupsi, yakni Rp771 juta. Uang yang ditilap itu sejatinya diperuntukkan bagi pembayaran honor tunda pada empat puskesmas tahun anggaran 2016 terhitung sejak bulan November 2016, antara lain Puskesmas Lupak, Kapuas Hulu, dan Jangkang.

Cornedy sendiri ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan yang cukup dikebut. Hanya salam waktu enam hari saja, prosesnya sudah naik ke tingkat penyidikan.

“Proses penyelidikan yang kami lakukan tergolong paling cepat sepanjang sejarah sebab hanya dengan tempo waktu enam hari saja sudah naik ke proses penyidikan dengan menetapkan CRD sebagau tersangka,” papar Kasi Pidsus Kejari Kapuas, Andrianto Budi Santoso, akhir bulan lalu.

Modus operandi yang dilakukan tersangka dengan cara setelah menerima SP2D dari bagian keuangan Setda Kapuas dalam bentuk cek, kemudian cek dicairkan di Bank Pembangunan Kalteng.

Setelah anggaran cair, sebagian dibayarkan via rekening bank, dan sebagian lagi dilakukan dengan pembayaran tunai, namun hal itu tidak dilakukan. Dan uangnya disimpan kembali rekening pribadi pelaku dan pembayaran tidak dilakukan hingga sekarang.

CRD akhirnya ditangkap pihak Kejari pada Minggu (27/2) malam di sebuah wisma di Jalan Nyai Undang, Palangka Raya, sekitar pukul 22.00 WIB. Selain menangkap CRD, kejaksaan juga mengamankan sebuah mobil Honda Oddysey warna hitam tahun 2012 dengan nhomor plat polisi B 1504 TZZ. Tak lama berselang, mobil lainnya, yakni Honda CRV pun disita penyidik kejaksaan.

Sumber: http://www.kalamanthana.com


Info Kabupaten Kapuas

File added : Saturday, March 18th 2017.
Category : Dokumentasi
tags: , , , , , ,

Related Post Ternyata, Tersangka Korupsi Dinkes Kapuas Terlilit Utang

February 17th
2017

Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris jenjang SMP tahun 2017

Kepada : Yth. Sdr. Kepala SMP Negeri se Kota Surabaya Dalam rangka menunjang peningkatan mutu Guru Mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Jenjang SMP
May 4th
2017

Hasil Akhir Seleksi Guru Anugerah Konstitusi PPKN Tahun 2017

Berikut kami sampaikan Hasil Akhir Seleksi Guru Anugerah Konstitusi PPKN Tahun 2017 – Dinas Pendidikan Kota Surabaya : 1. Hasil Akhir Jenjang SD 2. Hasil Akhir
June 14th
2017

Gubernur Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Kapuas

Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Senin (12/6/2017) atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1438 H.
June 15th
2017

58 Warga Binaan Rutan Kapuas Mendapatkan Remisi

Sebanyak 58 warga binaan yang menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Kapuas mendapatkan Remisi atau pengurangan hukuman menjelang hari keagamaan, yakni Hari Raya Idul
April 13th
2017

Verifikasi Data BPJS Guru/Pegawai di Sekolah Swasta

Kepada Yth. : 1. Kepala UPTD BPS se-Kota Surabaya 2. Ketua MKKS SMP se-Kota Surabaya 3. Ketua K3S SD se-Kota Surabaya 4. Kepala SD