Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Ternyata, Tersangka Korupsi Dinkes Kapuas Terlilit Utang

Mar
18
2017
by : ... Posted in : Dokumentasi

Penyidik Kejaksaan Negeri Kapuas mulai menemukan benang merah kenapa Cornedy, bendaharawan di Dinas Kesehatan Kapuas, nekat “menilap” duit honor tunjangan daerah di instansinya. Cornedy, dari hasil penyidikan, ternyata terjerat lilitan utang.

“Saya sendiri heran, tersangka ini tergolong nekat dengan berutang kepada pihak lain dengan bunga mencapai 30 persen,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas, Subroto di Kuala Kapuas, Jumat (17/3/2017).

Subroto pun memberi contoh pada satu kasus. Misalnya, kata dia, Corney berutang Rp200 juta, maka bunga yang harus dia bayarkan adalah Rp60 juta ditambah pokok utang. “Makanya, untuk menutupi utang yang satu, dirinya harus pinjam lagi ke pihak lain untuk menutupinya,” tambah Subroto.

Celakanya, begitu kata Subroto, uang yang didapat dari utang sana-sini itu, sebagian besar dimanfaatkan untuk ha;-hal tak perlu. Salah satunya adalahuntuk perempuan. Cornedy termasuk royal untuk urusan ini.

Dengan gaya hidup yang super wah itu, menurut Subroto, seberapapun uang yang dimiliki Cornedy, tentu saja tidak akan cukup. “Hingga saat ini, kalau tidak salah, utang Cornedy dengan pihak lain itu tidak kurang dari Rp800 juta,” katanya lagi.

Angka utang Rp800 juta itu hampir setara dengan jumlah uang yang diduga dia korupsi, yakni Rp771 juta. Uang yang ditilap itu sejatinya diperuntukkan bagi pembayaran honor tunda pada empat puskesmas tahun anggaran 2016 terhitung sejak bulan November 2016, antara lain Puskesmas Lupak, Kapuas Hulu, dan Jangkang.

Cornedy sendiri ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan yang cukup dikebut. Hanya salam waktu enam hari saja, prosesnya sudah naik ke tingkat penyidikan.

“Proses penyelidikan yang kami lakukan tergolong paling cepat sepanjang sejarah sebab hanya dengan tempo waktu enam hari saja sudah naik ke proses penyidikan dengan menetapkan CRD sebagau tersangka,” papar Kasi Pidsus Kejari Kapuas, Andrianto Budi Santoso, akhir bulan lalu.

Modus operandi yang dilakukan tersangka dengan cara setelah menerima SP2D dari bagian keuangan Setda Kapuas dalam bentuk cek, kemudian cek dicairkan di Bank Pembangunan Kalteng.

Setelah anggaran cair, sebagian dibayarkan via rekening bank, dan sebagian lagi dilakukan dengan pembayaran tunai, namun hal itu tidak dilakukan. Dan uangnya disimpan kembali rekening pribadi pelaku dan pembayaran tidak dilakukan hingga sekarang.

CRD akhirnya ditangkap pihak Kejari pada Minggu (27/2) malam di sebuah wisma di Jalan Nyai Undang, Palangka Raya, sekitar pukul 22.00 WIB. Selain menangkap CRD, kejaksaan juga mengamankan sebuah mobil Honda Oddysey warna hitam tahun 2012 dengan nhomor plat polisi B 1504 TZZ. Tak lama berselang, mobil lainnya, yakni Honda CRV pun disita penyidik kejaksaan.

Sumber: http://www.kalamanthana.com


Info Kabupaten Kapuas

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Ternyata, Tersangka Korupsi Dinkes Kapuas Terlilit Utang

Monday 4 September 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Download Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.06/2017 tanggal 28 Agustus 2017, tentang Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kembali Barang Milik…

Friday 5 May 2017 | Dokumentasi

Kerajinan Tangan Siswa Kelas VI SD Negeri 6 Penyaringan, Hiasan Dinding Mengunakan Tanaman Hidroponik Berikut ini…

Monday 14 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Download Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-60/PB/2017 tanggal 31 Juli 2017, tentang Batas Maksimum Pencairan Dana…

Thursday 11 May 2017 | Dokumentasi

Kepada Yth. 1. Kepala SD Negeri/Swasta se-kota Surabaya 2. Kepala SMP Negeri/Swasta se-kota Surabaya di. SURABAYA Menindaklanjuti…