Pemkab Kapuas Belum Bisa Pastikan soal Ganti Uang Tunjangan Dokter yang Dikorupsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas belum bisa memastikan soal penggantian uang tunjangan daerah untuk dokter, bidan, dan perawat yang totalnya mencapai Rp1 miliar lebih itu akibat dananya diduga dikorupsi oleh juru bayar Cornedi.

“Kita ada tim di internal yang sudah turun untuk memeriksa berapa kerugian yang ada. Namun pergantian itu harus melalui proses panjang,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Rianova, Kamis (2/3/2017).

Untuk bisa menggantikan dana sebesar itu, lanjut mantan kepala Inspektorat tersebut, nanti pihaknya terlebih dahulu akan meminta persetujuan dari gubernur Kalteng hingga ke Kementerian Keuangan.

Ditanya bagaimana mekanisme pembayaran para medis selanjutnya melihat pengalaman itu, Sekda menjawab, “Kita sudah ada kebijakan bahwa semua pembayaran harus melalui rekening bank agar menghindari hal-hal seperti ini. Apa bila ada pergantian pun melihat kondisi keuangan daerah dan ini menjadi pelajaran untuk lebih diperketat lagi pengawasannya,” tukasnya.

Soal adanya pernyataan Cornedi bahwa ada keterlibatan pejabat di Dinas Kesehatan Kapuas dalam perkara itu, Rianova menyatakan pihaknya sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan di instansi tersebut. “Tunggu proses pemeriksaannya,” pungkas dia.

Cornedi, juru bayar di Dinas Kesehatan Kapuas ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kapuas karena disangkakan telah menggelapkan uang tunjangan daerah untuk para medis nilainya mencapai Rp1 miliar lebih.

Sumber: http://www.borneonews.co.id


Info Kabupaten Kapuas