Kabupaten Kapuas Bakal Pecah Lagi

Kabupaten Kapuas dipastikan pecah lagi. Dalam sejarahnya, Kabupaten Kapuas sudah pemekaran menjadi Kabupaten Pulang Pisau dan Gunung Mas pada 2002 silam. Kini, salah satu kabupaten tertua di Kalteng itu bakal memekarkan diri kembali.

Usulan pemekaran Kabupaten Kapuas Ngaju sudah mencapai 90 persen. Tinggal beberapa syarat dan kelengkapan lagi yang harus diselesaikan agar pihak pemerintah provinsi dan DPRD Kalteng menandatangani persetujuan pemekaran. Kemudian usulan pemekaran kabupaten baru, bisa dibawa ke pemerintah pusat.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kalteng HM Fahruddin mengatakan, usulan pemekaran persiapan Kabupaten Kapuas Ngaju sudah sesuai ketentuan undang-undang. Mereka telah meyiapkan segala hal dan sisa sedikit lagi.

“Dari persiapan yang mereka lakukan, untuk tingkat administrasi sudah hampir beres. Mungkin sisa 10 persen lagi. Sisa data anggaran dan juga aset serta perlu kajian akademik yang masih disusun oleh mereka,” ungkap Fahruddin melalui telepon, Sabtu (4/3).

Dijelaskannya, pihak DPRD Kalteng diminta pemerintah Kabupaten Kapuas dan DPRD Kapuas, untuk menyetujui pemekaran. Namun, DPRD Kalteng meminta agar dipenuhi terlebih dahulu segala persiapannya.

“Kita menyambut baik untuk pemekaran itu, tapi sambil jalan semua syarat agar dipenuhi dulu,” terang politikus NasDem ini.

Dikatakannya, agar panitia persiapan pemekaran juga Pemkab Kapuas serta DPRD Kapuas, bisa bersama-sama hadir membicarakan permasalahan pemekaran tersebut. Sebab, saat ada rapat bersama dengan Komisi A DPRD Kalteng Jumat (3/3) lalu, yang hadir tidak lengkap.

“Kita berharap mereka kompak dan ada kebersamaan,” kata legislator yang duduk di komisi yang salah satunya membidangi pemerintahan itu.

Senada dengan Fahruddin, Anggota Komisi A DPRD Kalteng Nataliasi juga mengatakan, pihaknya sangat mendukung keinginan pemekaran tersebut sebagai upaya membuka daerah baru yang berpotensi peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.

“Dengan pemekaran itu, akan ada peningkatan pengelolaan potensi daerah dan percepatan pembangunan daerah. Masyarakat pasti sangat menghendaki itu terjadi,” ungkapnya.

Sumber: http://kalteng.prokal.co


Info Kabupaten Kapuas