Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Hasil Pembangunan 10 Desa Diresmikan

Mar
22
2017
by : ... Posted in : Dokumentasi

Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny Ary Egahni Ben Bahat SH meresmikan Hasil-hasil Pembangunan dari 10 Desa di wilayah Kecamatan Mantangai, Kamis (16/3) yang dipusatkan di Lapangan SDN 1 Bukit Batu, Kecamatan Mantangai.

Kegiatan peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan Peresmian UPT Puskesmas Danau Rawah, Desa Bukit Batu dan Peresmian PAUD “Harapan Bunda” Desa Bukit Batu. Kedatangan Bupati Kapuas beserta rombongan disambut meriah oleh warga masyarakat mantangai dan  tarian selamat datang dari pemuda/pemudi Kecamatan Mantangai juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat dan penampilan dari Risti KDI.

Adapun hasil-hasil pembangunan di 10 desa yang telah diresmikan tersebut yaitu Desa Bukit Batu salah satunya membangun 1 Unit Gedung Puskesmas Bukit Batu, 1 Unit Gedung PAUD dan 1 Unit Bangunan Pasar Desa, Desa Sei Gawing membangun 1 Unit Gedung Posyandu, Semenisasi Jalan Desa 45 Meter dan 1 Unit Gedung Posyandu, Desa Danau Rawah membangun diantaranya 1 Unit Gedung PAUD, Jalan Titian Kayu di Dua Dusun masing-masing 125 Meter.

Kemudian, Desa Sei Gita membangun 1 Unit Mushola, 1 Unit Gedung PAUD dan Semenisasi Jalan Desa sepanjang 300 Meter. Desa Muroi Raya membangun 1 Unit Gedung PAUD, 1 Unit Jembatan dan 1 Unit Mushola. Desa Tumbang Muroi membangun diantaranya 1 Unit Gedung Polindes dan Pembuatan Sumur Bor 4 unit, Desa Lahei Mangkutup membangun 1 Unit Gedung PAUD, Semenisasi Jalan Desa 370 Meter dan 1 Unit Gedung Polindes.

Desa Lapetan menghasilkan pembangunan diantaranya 1 Unit Gedung PAUD dan 1 Unit Gapura Desa. Desa Humbang Raya membangun 1 Unit Gedung PAUD dan Timbunan Badan Jalan 667 Meter. Terakhir, Desa Tabore membangun 1 Unit Gedung PAUD, Titian Kayu, Peningkatan Timbunan Badan Jalan 1,8 KM dan 1 Unit Bangunan Pasar Desa.

Bupati Kapuas dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan bahagianya dapat bertemua dengan warga masyarakat Kecamatan Mantangai dalam peresmian tersebut. Dalam kesempatan itu, Ia pun mengingat kembali ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas dimana dalam masa itu ia selaku kepala dinas membuka jalan dari tepi jalan provinsi menuju Danau Rawah, begitu pun dengan dari tepi jalan provinsi menuju Aruk dan jalan lainnya.

“Ketika saya tinggalkan pembangunan tersebut menjadi menghutan kembali. Jadi Kepala Dinas PU Provinsi pun saya punya tekad menembus jalan dari Palangka Raya menuju Buntok dan waktu itu di wilayah tersebut masih belum ada jembatan,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia mengungkapkan salah satu jalan yang diproritaskannya pada masanya itu adalah jalan Palangka Raya menuju Buntok, karena ia mengaku banyak warga masyarakat Kabupaten Kapuas berada di tengah-tengah pembangunan jalan tersebut.

“Makanya baik jembatan Mangkutup, jembatan Muroi, jembatan Timpah terus ke Barito dengan waktu yang cepat kami bangun dan sebelum saya meninggalkan jabatan Kepala Dinas PU saya puas karena jalan dari Palangka Raya menuju Buntok termasuknya jembatannya sudah selesai semua,” terang Ben.

Kemudian, terkait pembangunan 10 desa yang telah diresmikan, ia meminta kepada Sekertaris Daerah Kabupaten Kapuas bersama dengan Camat Mantangai untuk segera membentuk Kecamatan bagi 10 Desa yaitu Kecamatan dikawasan Muroi Mangkutup karena menurut dia sudah saatnya untuk berpisah dari Kecamatan Mantangai. “Karena terlalu jauh dari Kota Mantangai dan Bapak Camat pun mendukung dalam hal ini,” ungkapnya.

Ia pun meminta pula kepada Tokoh Masyarakat berkumpul bersama dengan Camat dan Kepala Desa untuk membentuk panitia pembentukan kecamatan itu. Ia menegaskan, panitia yang terbentuk tidak boleh pegawai negeri harus berasal dari tokoh masyarakat dan untuk ibukota kecamatan harus dirembukan bersama.

Selain itu, Kepala Dinas PU ia perintahankan untuk melanjutkan pembangunan jalan dari tepi jalan provinsi menembus desa di wilayah Danau Rawah tembus ke Sungai Muroi setelah itu dari tepi jalan desa tembus ke desa Murui Raya. “Sudah waktunya dan ini menjadi catatan. Jangan lagi ada warga masyarakat yang naik kelotok,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan rasa bangganya dengan 10 desa yang telah melaksanakan  tanggung jawab dengan baik. “Saya bangga karena kebersamaan, persatuan dan kesatuan terpelihara dengan baik di daerah ini. Saya minta tetap dipertahankan dan ditingkatkan sehingga dapat membangun bersama kabupaten Kapuas yang kita cintai ini,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ny Ary Egahni Ben Bahat,SH dalam sambutannya terkait pembangunan gedung PAUD yang didirikan di 10 Desa tersebut, ia mengatakan hampir 10 desa membangun Gedung PAUD dan Taman Kanak-kanak. Maka dari itu, ia menerangkan, Pendidikan Anak Usia Dini merupakan awal bagaimana manusia hidup, usia keemasan 0 sampai 6 tahun. Untuk itu, ia selaku Bunda PAUD Kapuas mengharapkan kerja sama yang baik dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan orang tua supaya jangan pernah menyuruh anak-anaknya unuk tinggal di rumah tetapi hantarkan anak-anak ke pos layanan PAUD terdekat.

Ia mengatakan sebagai orang tua yang menjadi pengayom dan pelindung anak-anak agar tidak pantang menyerah untuk tidak menahan anak-anak bersekolah, karena satu-satunya yang dapat mutuskan mata rantai kemiskinan adalah dengan pendidikan.

“Saya mengharapkan kepada seluruh orang tua untuk mendorong anak-anaknya untuk bersekolah karena hidup akan berubah ketika anak-anakku berjuang dan pantang menyerah untuk mengecap pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya semua akan berubah nasibnya ketika ada kepercayaan bahwa semuanya akan berubah menjadi lebih baik, sejak usia dini ketika anak-anak diantar ke sekolah maka haus dan lapar akan ilmu pengetahuan menjadi kebutuhan bagi seorang anak.

“Gunakanlah gedung PAUD yang ada supaya anak-anak bersekolah dan mengalami dari usia sebayanya suatu kebersamaan dan sosialisasi dengan baik sehingga anak-anak mendapat budi pekerti dan konsep diri yang baik,” pungkasnya.

Selain itu, Ary juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat, seluruh Kepala Desa  dan Ketua TP PKK Desa untuk memperhatikan bagaimana mensosialisasikan dan merealisasikan HATINYA PKK. “Banyak sekali halaman di rumah kita yang belum ditanami, tanamlah tanaman obat dan sayur mayur karena ini merupakan program unggulan dari TP PKK,” ucapnya.

Sumber: http://kapuaskab.go.id


Info Kabupaten Kapuas

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Hasil Pembangunan 10 Desa Diresmikan

Thursday 27 July 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Filed under: Dunia Pendidikan SUAIDINMATH’S BLOG

Thursday 15 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Capaian target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kapuas tahun 2017 ini masih di bawah target. Dari…

Monday 3 April 2017 | Dokumentasi

Polda Sumbar, NTT dan Maluku naik menjadi tipe A Polda Sumbar, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia…

Friday 8 September 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Kisah Inspiratif Warga Batam: Ely Kusuma Widiastuti SUPRIZAL TANJUNG, Batam KECEWA tidak mendapatkan tempat massage (memijit,…