Diwisuda, Mahasiswanya Bekerja di Kapal Pesiar

Batam Tourism Polytechnic (BTP) juga Fokus ke Luar Negeri

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Target Batam Tourism Polytechnic (BTP) agar alumnusnya go international bukan ucapan semata. Jumat (17/2/2017), BTP telah mewisuda 83 mahasiswa program Hospitality Training Cti – BTP.

asman-abnur-dan-suprizal-mu-23-juni-2013-f-suprizal-tanjung-3-image

H Asman Abnur SE MSi (kanan) dan Suprizal Tanjung di Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Batam, Minggu (23/6/2013). F Suprizal Tanjung

Dari jumlah tersebut, 50 alumnus sudah bekerja di kapal pesiar asing, Carnivele Ship. Apa dan bagaimana cara bisa go internasional (berkiprah, bekerja di luar negeri, red)?

btp-jumat-17-feb-2017-f-suprizal-tanjung-9-ok-image

Bret Bullock (kiri, left), Suprizal Tanjung, Johnnie Firari, dan M Nur di di kampus BTP, Kompleks Tiban Ayu, belakang SPBU Vitka, Tiban, Batam, Jumat (17/2/2017). F Suprizal Tanjung

Pendiri BTP Batam, H Asman Abnur SE MSi yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) menyebutkan, untuk mengangkat nama BTP di tingkat nasional dan internasional, mereka bekerja dengan berbagai pihak, dari dalam dan luar negeri.

btp-minggu-26-feb-2017-b

’’Kita memang menargetkan alumnus BTP bisa diterima bekerja dimana saja, Indonesia, bahkan mancanegara. Alumnus kita yang go international itu adalah kebanggaan bagi kita semua,’’ sebut H Asman Abnur SE MSi di kampus BTP, Kompleks Tiban Ayu, belakang SPBU Vitka, Tiban, Batam baru-baru ini.

Adapun yang mewisuda para mahasiswa tersebut yaitu Direktur BTP Batam, M Nur A Nasution S.Sos M.Pd CHA. dan Senior Vice President Cti Group Worldwide Service, Bret Bullock.

Nur melanjutkan, mahasiswa bisa bekerja di Carnivale Cruise Ship (Kapal Pesiar Carnivele, red) karena BTP telah bekerja sama dengan Cti Group Worldwide Service Inc USA. Cti adalah perusahaan tenaga kerja asal Amerika Serikat (USA).

Operational Manager Hospitatily Training Cti – BTP program Hospitality Training, David menambahkan, calon mahasiswa yang bisa masuk program Hospitality Training Cti – BTP harus berusia minimal 21 tahun, bisa bahasa Inggris, suka tantangan, dan mau bekerja.

Pada program ini, mahasiswa akan belajar tentang bahasa Inggris, praktik juga teori, Cruise Regulation, peraturan internasional, dan lainnya.

Hospitality Training Cti – BTP program memiliki dua program yaitu, House Keeping dengan biaya kuliah Rp 13 juta lama belajar selama dua bulan. Sedangkan program Culinary Rp 16.300.000 lama belajar selama tiga bulan. Lokasi belajar di BTP, dengan instruktur berpengalaman bekerja puluhan tahun di kapal pesiar. Harga termasuk jas almamater, seragam teori dan praktek, modul, hingga bahan praktek.

Sementara itu Bret Bullock didampingi rekannya Johnnie Firari menambahkan, kehadiran Cti worldwide Inc USA dalam program Hospitality Training Cti – BTP ini untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk bekerja di luar negeri, menambah pengalaman di kapal pesiar, keliling dunia. Tentu saja dengan ber-gaji dolar.

Tahun lalu kata Bret, mereka mencari partner (mitra kerja, red) di Indonesia. Melihat besar, megah dan lengkapnya kampus BTP yang didirikan H Asman Abnur, yang sesuai dengan standar Internasional, membuat mereka tertarik. Pilihan pun dijatuhkan dan menjadikan BTP sebagai mitra kerja mereka untuk menyalurkan putra-putri Kepri khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk bekerja di luar negeri, terutama di kapal pesiar. Mereka ingin agar putra-putra Kepri percaya bahwa bekerja di luar negeri, di kapal pesiar itu bisa. Caranya lewat belajar di Hospitality Training Cti – BTP.

Hingga saat ini, kata Bret, Cti telah memfasilitasi sebanyak 250 ribu putra putri Indonesia untuk bekerja di kapal pesiar. Untuk informasi lanjutan,dan pendaftaran bisa membuka website: http://www.Cti-training.com

‘’Ini kesempatan langka. Tidak semua lembaga pendidikan bisa mengirim alumnusnya bekerja di kapal pesiar. BTP membuka kesempatan tersebut,’’ papar Nur yang diamini oleh Bret.

Selain itu lanjut Nur, putra-putri Melayu dan tempatan, atau siapa saja yang ingin kuliah di BTP semakin mudah. Kini dibuka Kelas Mandiri. Biaya perkuliahan relatif murah, hanya Rp 2,5 juta per semester. Biaya Rp 150 ribu per SKS. Kuliah dilakukan sore sampai malam. Informasi lanjutan bisa diakses melalui http://www.btp.ac.id

Dilanjutkannya, mahasiswa BTP sudah diminta bekerja di luar negeri. Ini satu penghargaan yang sangat besar. Kebanggaan bagi kita semua di Batam, Kepri umumnya. Tenyata, SDM lokal (Kepri) sangat diminati dan dihargai user (pengusaha, pengguna, red) di luar negeri.
Nur menambahkan, keunggulan lain yang dimiliki BTP adalah program 6+6. Maksudnya, mahasiswa belajar selama enam bulan di BTP, kemudian selama enam bulan lagi magang di dalam negeri maupun luar negeri. Ini khusus untuk program studi (prodi) Culinary Professional, Sebanyak 15 mahasiswa 6+6 ini sudah magang di hotel dan restoran Malaysia.

Untuk informasi BTP berdiri di atas lahan 13,6 hektare dan mengusung konsep green campus (kampus hijau, red) bertaraf internasional. Kampus ini dilengkapi fasilitas penunjang praktikum seperti kamar hotel berkelas (suite room), dapur utama (main kitchen), dapur dingin, dapur panas, pastry, bakery, restoran, bar dan lounge serta penunjang lainnya. BTP memiliki daya tampung 100-200 mahasiswa per angkatan. Semakin cepat mendaftar di BTP, biaya SPP-nya semakin murah. SPP juga bisa dicicil. Untuk sekaliber kampus seperti BTP yang sudah Go Internasional harga perkuliahan itu sangat murah

Manajemen BTP juga membuka kesempatan mendaftar setiap hari. BTP memiliki prodi Diploma IV Culinary Management, D IV Food and Beverages Management, D IV Room Division Management. Ingin bekerja diluar negeri atau kapal pesiar setelah kuliah? Kuncinya mudah Belajar di BTP adalah jawabannya. ***


Suprizal Tanjung’s Surau