Sebuah Catatan Sederhana Bentuk Perhatian dari Seorang Insan untuk Pegawai Negeri

Home » Dokumentasi » Membangun SDM yang Sebenarnya
Advertisement

Image Salah satu rahasia dibalik suksesnya bank perkreditan rakyat (bpr) terbesar di Indonesia adalah keseriusannya dalam membangun sumber daya manusianya. PT. BPR Eka Bumi Artha atau yang lebih dikenal dengan Bank Eka yang kantor pusatnya berlokasi di Kota Metro Lampung yang beraset sekitar Rp. 4.5 triliun ini secara sungguh-sungguh melakukan pengembangan profesionalisme karyawannya secara terencana. Pihak manajemen meyakini bahwa profesionalisme hanya bisa dicapai jika para karyawannya memiliki pengetahuan yang memadai. Keterampilan bisa dicapai apabila melakukan pekerjaan secara sungguh-sungguh dan berbekal pengetahuan. Integritas dan tanggung jawab para karyawan juga merupakan hal terpenting dalam mewujudkan praktek perbankan yang sehat.

Dalam kesempatan ini saya tidak menulis tentang program pengembangannya, tetapi saya mencatat beberapa hal kecil yang menurut saya itu menunjukkan keseriusannya.

1. Penyelenggaraan Pelatihan

Walaupun kegiatan pelatihan di lakukan di kantor, tetapi penyelenggaraannya sangat profesional, layaknya dilakukan oleh sebuah event organizer.

2. Waktu Pelatihan

Jadwal pelatihan di lakukan pada hari-hari kerja, dimana semua peserta dibebaskan dari tugas kantor. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen menginginkan karyawannya dapat mengikuti pelatihan dengan baik tanpa harus memikirkan tugas rutin.

Durasi pelatihan pun selalu menjadi pertimbangan, pihak manajemen pun selalu ingin memastikan waktu yang disediakan cukup bagi karyawannya untuk menerima ilmu yg diberikan.

3. Perhatian Manajemen

Seluruh jajaran Direksi selalu hadir secara lengkap pada saat pembukaan pelatihan. Ini merupakan cara untuk memberi pesan kepada karyawannya betapa Direksi memberi perhatian pada setiap acara pelatihan. Sebagai trainer, saya juga termotivasi untuk memberikan yang terbaik pada pelatihannya.

 4. Evaluasi Pelatihan

Setiap pelatihan selalu dilakukan evaluasi untuk memastikan efektifitas dan hasil yang dicapai oleh karyawannya.

Setelah pelatihan akan dilakukan uji petik untuk menilai pencapaian pembelajaran. Hal ini dapat memberikan dorongan kepada karyawan untuk secara selalu sungguh-sungguh meningkatkan kemampuan diri.

5. Seleksi Peserta dan Penugasan

Untuk menjadi peserta pelatihan, karyawan harus melalui suatu proses seleksi untuk menentukan prioritas keikutsertaannya. Setiap peserta pelatihan menerima surat tugas untuk mengikuti pelatihan. Ini merupakan salah satu wujud keseriusan manajemen dan sekaligus menjadi cara untuk meminta karyawan untuk mengikuti pelatihan secara bertanggung jawab.


Zinsari

Komentar

Advertisement
File added : Wednesday, January 11th 2017.
Category : Dokumentasi
tags: , ,

Related Post Membangun SDM yang Sebenarnya

February 25th
2017

Pengumuman Hasil Peringkat Nilai Seleksi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Prestasi Tahun 2017

Kepada Yth. : 1. Pengawas SD dan Pengawas Dikmen 2. Kepala UPTD – BPS Kecamatan 3. Kepala SMP Negeri/swasta se Kota Surabaya di SURABAYA
February 27th
2017

KUA Selat Layani Penerbitan Akta Ikrar Wakaf

Salah satu tugas KUA adalah melayani masyarakat yang ingin mengurus akta ikrar wakaf (AIW) dimana Kepala KUA merupakan pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW)
March 4th
2017

Kegiatan Perakitan Telaah dan Pengunggahan Soal Ujian Sekolah Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Jenjang SMP tahun 2017

Kepada Yth: Kepala SMP Negeri Se Kota Surabaya Di – SURABAYA Dalam rangka Kegiatan Perakitan Telaah dan Pengunggahan Soal Ujian Sekolah Sekolah Berbasis Komputer (USBK)
March 23rd
2017

Jalan Trans Kalimantan Kapuas – Pulang Pisau akan Diperbaiki Tahun ini

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengatakan, perbaikan jalan poros Trans Kalimantan arah Kapuas-Pulang Pisau akan diperbaiki tahun ini, menggunakan anggaran yang bersumber dari
February 17th
2017

Polres Kapuas Tetapkan Tiga Tersangka Pembunuh Orangutan

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang dalam pres release di Polres Kapuas, Kamis (16/2/2017) mengatakan, tiga dari 10 pembantai orangutan dinyatakan sebagai tersangka. Ketiganya adalah