Menu

Edukasi Literasi Keuangan

Jan
09
2017
by : ... Posted in : Diklat

Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 1/SEOJK.07/2014 tanggal 14 Feb 2014 tentang Pelaksanaan Edukasi dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan kepada Konsumen dan/atau Masyarakat yang mulai berlaku sejak 6 Agustus 2014.

Apakah Literasi Keuangan itu?

Literasi Keuangan adalah kemampuan untuk memahami pengetahuan serta keterampilan untuk mengelola sumber daya keuangan untuk mencapai kesejahteraan.

Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang dalam hal ini terdiri dari Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, Bank Kustodian, Dana Pensiun, Perusahaan Asuransi, Perusahaan Reasuransi, Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Gadai, dan Perusahaan Penjaminan, baik yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional maupun secara syariah wajib menyelenggarakan Edukasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan kepada Konsumen dan/atau masyarakat.

Pihak PUJK diwajibkan membuat rencana penyelenggaraan edukasi literasi tersebut dalam program tahunan dan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Rencana edukasi literasi paling kurang mencakup:

  • penetapan program kerja Edukasi sesuai dengan sasaran, strategi dan kebijakan PUJK;
  • evaluasi pelaksanaan rencana Edukasi periode sebelumnya;
  • penetapan kebutuhan biaya dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan rencana Edukasi.

Pihak PUJK juga diwajibkan melakukan evaluasi atas pelaksanaan rencana edukasi tersebut, yang mencakup:

  • perbandingan rencana Edukasi sebelumnya dengan realisasi pada setiap tahun;
  • pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dan hal-hal yang belum tercapai (jika ada) termasuk penjelasannya;
  • pelaksanaan strategi dan kebijakan yang telah ditetapkan; dan
  • kendala yang dihadapi dan upaya-upaya pemecahan masalah yang dilakukan.

Pelaksanaan Edukasi berdasarkan kepada prinsip-prinsip sebagai berikut :

  1. Inklusif
    Literasi Keuangan harus mencakup semua golongan masyarakat.
  2. Sistematis dan terukur
    Literasi Keuangan disampaikan secara terprogram, mudah dipahami, sederhana, dan pencapaiannya dapat diukur.
  3. Kemudahan akses
    Layanan dan informasi keuangan tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia dan mudah diakses.
  4. Kolaborasi
    Yang dimaksud dengan kolaborasi adalah melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara bersama-sama dalam mengimplementasikan Literasi Keuangan.

Perlu diketahui bahwa Pelaksanaan Edukasi kepada Konsumen dan/atau masyarakat disesuaikan dengan kemampuan dari PUJK. Pelaksanaan Edukasi tidak mencakup pemasaran produk dan/atau layanan jasa keuangan yang ditawarkan oleh PUJK. Edukasi dititikberatkan untuk menginformasikan fitur dasar produk dan/atau layanan jasa keuangan termasuk memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan manfaat, biaya dan risiko.

Kegiatan yang berupa pemberian bantuan sosial yang bersifat charity dapat merupakan pelaksanaan Edukasi apabila kegiatan tersebut dilakukan berkesinambungan dan dilaksanakan monitoring secara berkala.


Zinsari

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Edukasi Literasi Keuangan

Tuesday 20 June 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi

Komputer dengan protokol TCP/IP dapat terhubung ke komputer lain dan jaringan lain karena bantuan peralatan jaringan…

Wednesday 21 June 2017 | Blog, Diklat

Kepada Yth : Kepala UPTD BPS Wilayah Surabaya 2 Dimohon kehadirannya bersama seluruh Kepala SDN diwilayah…

Wednesday 21 June 2017 | Blog, Diklat

HARGA IMAN Jul 15 Posted by H.A. ROZAK ABUHASAN – SERITANJUNG PALEMBANG Harga Iman Khutbah Jumat…

Tuesday 5 September 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Kepada Yth: 1. Pengawas SD dan SMP 2. Kepala SMP Negeri se-kota Surabaya di – SURABAYA…