Tidak Ada

index  Pecuma, tidak ada karakter yang tercermin, lebih baik tinggalkan saja yang dibelakangmu, yang slalu diucapkan jika memulai pembicaraan. Apa jadinya jika orang takut di depanmu tapi tidak dibelakangmu.

Percuma, dengan yang menjadikanmu hebat bagimu sebenarnya menjadikanmu tak tau arah, merugi diri sendiri, yang tak kalah ruginya merugikan orang lain dalam waktu panjang mungkin tidak untuk saat ini.

Percuma, apa yang telah didapat dengan kurang berproses, sebagian orang memandang ini suatu pencapaian namun hati-hati ini sebenarnya tak baik bagimu, demi kerberlangsunganmu dan orang-orang disekelilingmu.

Percuma ya percuma, semuanya percuma jika mencoba untuk perpikir jauh kedepan. Ini sesuatu yang salah untuk memperoleh kualitas hidup yang baik, bukan mengedepan hasil tanpa proses, sedikit mengutip dari om sadino “Untuk menjadi yang sejati bukan puncak tujuan utama namun proses mencapai puncak” tapi mungkin bukan sejati yang dicari. Sulit memang, namun bukan bearti tidak bisa banyak diluar sana yang berhasil menata hidupnya sehingga lebih dihargai.

Baik itu, ada pengakuan dari orang lain bukan diumumkan, bukan dari kata-kata, tercermin dari tingkah laku yang tak terucap.

Inilah Pembeda, bukti nyata

 


Iponda Margaretha