Pengertian Pegawai Negeri Sipil (PNS) II

Pada pada Pasal 1 alfabet (a) UU No.43 Tahun 1999 ihwal pokok-pokok Kepegawaian, yg dimaksud menggunakan Pegawai Negeri Sipil ialah mereka atau seorang yg sudah memenuhi syarat-syarat yg ditetapkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, diangkat sang pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam jabatannegeri atau disertahi tugas-tugas negeri lainnya yang ditetapkan sesuai suatu peraturan perundang-undangan dan digaji menurut peraturan yang berlaku.

Baca Juga Apa Pengertian PNS?

Sesuai di ketentuan tersebut di atas, maka unsur-unsur yg wajib dipenuhi supaya seseorang bisa disebut sebagai pegawai negeri ialah :

1. Memenuhi kondisi-syarat yg ditentukan.
2. Diangkat oleh pejabat yang berwenang.
3. Diserahi tugas dalam jabatan negeri.
4. Digaji menurut peraturan perundang-undangan yg berlaku.

Sedangkan berdasarkan Pasal 2 ayat (2) UU No.43 Tahun 1999, maka Pegawai Negeri berdasar di difinisi dalam pasal 1 huruf (a) terdiri dari :

1. Pegawai Negeri Sipil, serta
2. Anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Kemudian di pada Pasal 2 ayat (2) dinyatakan pula bahwa Pegawai Negeri Sipil terdiri berasal :

1. Pegawai Negeri Sipil sentra,
2. Pegawai Negeri Sipil daerah,
3. Pegawai Negeri Sipil lain yang ditetapkan menggunakan Peraturan Pemerintah.

Pengertian PNS

Pengertian PNS

Selanjutnya di dalam penerangan Pasal 2 ayat (2) asal UU No. 43 Tahun 1999 ditegaskan bahwa :

1. Yang dimaksud dengan Pegawai Negeri Sipil sentra merupakan :

– Pegawai Negeri Sipil sentra yang dibebankan di anggaran Pendapatan serta Belanja Negara dan bekerja pada Departemen, forum Pemerintah Non Departemen, Kesekretariatan lembaga Tertinggi / Tinggi Negara, Instansi Vertikal di daerah-wilayah, dan Kepanitiaan Pengadilan.

– Pegawai Negeri Sipil pusat yang bekerja pada Perusahaan Bawahan.

– Pegawai Negeri Sipil sentra yang diperbantukan atau dipekerjakan di wilayah Otonom.

– Pegawai Negeri Sipil sentra yang sesuai suatu peraturan perundang-undangan yg diperbantukan atau dipekerjakan pada badan lain, mirip Perusahaan awam, Yayasan dan lain-lain.

1. Yang dimaksud dengan Pegawai Negeri Sipil wilayah ialah Pegawai Negeri Sipil wilayah Otonom.
2. Organisasi adalah suatu indera untuk mencapai tujuan, sang sebab itu organisasi harus selalu diadaptasi menggunakan perkembangan tugas utama dalam mencapai tujuan. Berkaitan dengan itu ada kemungkinan bahwa arti Pegawai Negeri Sipil akan berkembang di kemudian hari. Kemungkinan perkembangan ini wajib diletakkan landasannya pada undang-undang.

Didalam penerangan Pasal dua berasal UU No.43 Tahun 1999 dijelaskan bahwa, Pegawai Negeri ialah pelaksana peraturan perundang-undangan, oleh sebab itu Pegawai Negeri yang terdiri berasal Pegawai Negeri Sipil pusat dan Pegawai Negeri Sipil wilayah harus berusaha supaya setiap peraturan perundang-undangan ditaati sang mayarakat.

Artikel Lain Pegawai Negeri Sipil: Pengertian dan Kedudukan

Sesuai pada pengertian tersebut, Pegawai Negeri mempunyai kewajiban buat memberikan contoh yg baik dalam mentaati serta melaksanakan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku pada melaksanakan peraturan perundang-undangan pada umumnya pada Pegawai Negeri diberikan tugas kedinasan buat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Di prinsipnya pemberian tugas kedinasan itu ialah artinya kepercayaan asal atasan yang berwenang dengan harapan bahwa tugas itu akan dilaksanakan menggunakan sebaik-baiknya, menggunakan demikian maka, setiap Pegawai Negeri harus melaksanakan tugas kedinasan yang sudah dipercayakan kepadanya menggunakan penuh pengabdian , pencerahan, serta tanggung jawab.

The post Pengertian Pegawai Negeri Sipil (PNS) II appeared first on Nenggol.

Nenggol