Menu

Perwarnaan Batik

Sep
10
2014
by : .... Posted in : Blog

Bahan-bahan pewarna yang dipakai yaitu dari tumbuh – tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri, antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. Pada proses pembuatan kain batik, dari bahan mori pemutihan yang berdampak menurunnya kekuatan tarik kain. Untuk mengatasi hal ini, perlu dikembangkan proses penyempumaan yang tidak mengurangi kekuatan tarik tetapi kemurnian warnanya sama. Sehingga wama pertama bila di- tumpangi wama kedua tidak akan timbul warna tumpangan, warna yang diperoleh tetap wama yang kedua.

Dari hasil penelitian zat warna efektif dan indathreen sesuai dengan sifat kimianya, diperoleh efektifitas proses tanpa diperlukan tahap pemutihan, karena zat warna reaktif dan indathreen mengandung gugus yang bila direduksi akan pecah dan mengikat ion H dan membentuk gugus amin yang tidak berwarna. Zat warna yang diperhitungkan, antara lain zat warna reaktif, indathreen, indigosol, dan naphtol. Efisiensi proses zat wama reaktif dan indathreen mencapai 8,76% sampai dengan 41,33% dari perhitungan harga ZA warna termurah sampai dengan yang termahal untuk /at warna tersebut.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Perwarnaan Batik

Wednesday 27 December 2017 | Blog

Download Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-114/PB/2017 tanggal 22 Desember 2017 Batas Maksimum Pencairan Dana Daftar…

Monday 26 May 2014 | Blog

kerajinan seni batik besurek ini akhirnya menginspirasi orang Rejang untuk membuat batik khas dari Tanah Rejang…

Wednesday 19 July 2017 | Blog, Diklat

Setelah terjadi banjir cukup besar di Kabupaten Gunungmas, Sabtu (15/7/2017) sore kemarin, banjir serupa terjadi juga…

Sunday 4 June 2017 | Blog

Download Peraturan  Menteri Keuangan Nomor 68/PMK.03/2017 tanggal  12 Mei 2017,  tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor…