Home » Blog » Batik merupakan
Advertisement
loading...

Batik merupakan salah satu kerajinan tradisional yang menjadi produk unggulan Kabupaten Sragen. Karya pengrajin batik Sragen telah menembus pasar Solo, Yogyakarta, Pekalongan, Surabaya, Denpasar dan Jakarta bahkan sampai ke manca negara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Afrika Selatan, Belanda, Amerika Serikat dan Brunei Darusalam.
Di Sragen, saat ini terdapat 12.000 pembatik, 44 fasilitas show room dan 2 art gallery yang sebagian besar tersebar di Desa Kliwonan, Pilang dan Sidodadi yang terletakdi Kecamatan Masaran. Sebagian pembatik lainnya berdomisili di desa Gedongan, Jabung Kecamatan Plupuh dan Kecamatan Kalijambe. Adapun industri besar batik di Sragen mencapai 82 unit dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 69.000 kodi/tahun. Tenaga kerja yang terserap tiap tahun sebanyak 2.079 orang dengan nilai produksi lebih dari Rp. 22,23 miliar per bulan.
Produksi batik Sragen meliputi batik tulis, cap, dan printing dengan berbagai ragam produk seperti Sarimbit, Sarung Selendang, jarik, kemeja, dan blus. Industri batik membuka peluang besar untuk penanaman modal dalam hal pengadaan bahan baku, pengembangan produksi, pelatihan dan ketrampilan, serta promosi dan pemasaran.
Desa Wisata Kliwonan
Sragen merupakan sentra produksi batik terbesar setelah Pekalongan dan Surakarta. Di Sragen, terdapat dua sub sentra batik yakni Kecamatan Plupuh dan Masaran. Dua sub sentra tersebut memiliki beberapa desa penghasil batik. Letak mereka saling berseberangan di sisi utara dan selatan Sungai Bengawan Solo.
Desa-desa di utara sungai adalah Jabung dan Gedongan yang masuk wilayah Kecamatan Plupuh. Letak desa-desa tersebut dekat dengan Desa Pilang, Sidodadi, dan Kliwonan yang terletak di selatan Bengawan Solo dan berada dalam wilayah Kecamatan Masaran. Karena berada di pinggiran sungai atau kali—dalam bahasa Jawa, industri Batik di kawasan tersebut juga dikenal dengan sebutan Batik Girli (Pinggir Kali).
Sebagian besar perajin batik tinggal di desa Kliwonan dengan kuantitas produksi yang besar sehingga kawasan penghasil batik di Sragen lebih dikenal dengan sebutan sentra batik Kliwonan. Pemerintah Kabupaten Sragen kemudian menetapkan sentra batik itu sebagai kawasan wisata terpadu, yang dinamakan Desa Wisata Batik Kliwonan. Desa Kliwonan
Batik is one of traditional craft which become the s product of Sragen Regency. The masterpiece of the sr Sragen batik has reached the markets of Solo, Yogy Pekalongan, Surabaya, Denpasar and Jakarta ever ‘ such as Malaysia, Singapore, Japan, South Africa. Dur^ and Brunei Darussalam.
In Sragen, nowadays there are 12,000 batik crafter, them has show rooms and 2 art galleries which are sp Kliwonan village, Pilang and Sidodadi which is located m hi District. Apart of the other crafter domicile in Gedonga- Jabung, Piupuh District and Kalijambe district. Meana* greatest industry of batik in Sragen reached to 82 u production capacity reaches bigger than 69,000 /yet workers who are hired in year are 2,079 people by pry. value is more than I DR 22,23 miliions monthly.
The production of Sragen batik comprises of writing stamped, and printing batik by various kinds of product as Sarimbit, sarong shawl, jarik, t-shirt, and blouse. Batik i opens great opportunity to capital investment in the m the raw materials, the development of production train skills, and also promotion and marketing.

File added : Thursday, September 11th 2014.
Category : Blog
tags: , , , , , ,

Related Post Batik merupakan

April 16th
2014

Motif batik dengan konsep selapanan jawa

Ketika seorang anak adalah selapan ( 35 hari) tua  pesta diadakan  & Jika mampu  biasanya orang tua mengundang beberapa tamu dengan beberapa hiburan seperti
April 29th
2014

Cara menghias keranjang dengan baik

Keranjang hias adalah kegiatan yang menyenangkan untuk membuat sebelum Paskah atau hanya sebuah proyek seni yang menyenangkan. Jika Anda mengikuti beberapa petunjuk, keranjang Anda
May 29th
2014

MUSEUM BUDAYA INDONESIA (TERMASUK BATIK) PADA TAMAN MINI INDONESIA INDAH

Museum ini dirancang sebagai bagian integral dari seluruh Taman Mini Indonesia Indah kompleks “ . “ Hal itu dimaksudkan sebagai pusat belajar budaya Indonesia
June 5th
2017

Video Pembelajaran

diantriprasetyowati
December 18th
2016

Fokus Majukan Pendidikan Kesehatan

dr. H. Mawardi Badar, MM, Ketua STIKes Mitra Bunda Persada (MBP) Kebanyakan seorang pejabat, di masa pensiunnya ada yang bercocok tanam, beternak, atau betul-betul