MOTIF BATIK MAJALENGKA

Motif yang didesain dalam batik ciri khas Majalengka diambil dari sejarah para leluhur Majalengka. Didalam motif batik khas Majalengka ini terdiri dari beberapa gambar seperti kujang mahkota dan buah maja masing-masing mempunyai arti tersendiri.Seperti lambang kujang yang merupakan lambang dari kerajaan Padjadjaran pada waktu itu kerajaan Sindangkasih memiliki hubungan erat dengan kerajaan padjadjaran dimana putra mahkota kerajaan Padjajaran mempersunting purti dari kerajaan sindangkasih. Mahkota sendiri merupakan mahkota simbarkencana yang dikenakan ratu dari kerajaan Singdangkasih. Sementara buah Maja merupakan salah satu buah yang menjadi kekhasan kerajaan sindangkasih yang sekarang dijadikan sebagai nama Kabupaten Majalengka.

Motif-motif Batik Majalengka yaitu Simbar Kencana Nyi Rambut Kasih Kota Angin Gedong Gincu dan Lauk Ngibing. Kesemua corak itu merupakan kekhasan dan produk asli Majalengka.

Motif Kota Angin bersumber dari julukan Majalengka sebagai Kota Angin karena angin kencang yang selalu berhembus di kota ini sepanjang tahunnya. Motif Kota Angin nampak lebih gagah dan maskulin.

Batik Majalengka Motif Angin

Batik Majalengka Motif Angin

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Motif Mangga Gedong Gincu diambil dari banyaknya pohon mangga gincu yang hampir ditemui di tiap halaman rumah warga Majalengka. Itulah mengapa Gedong Gincu juga dinamakan menjadi salah motif batik khas Majalengka.

Batik Majalengka Motif Mangga Gedong Gincu

Batik Majalengka Motif Mangga Gedong Gincu

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Motif Lauk Ngibing mengandung arti lauk itu ikan dan ngibing itu menari dalam bahasa Sunda berarti ikan menari. Motif ini menunjukkan jika warga Majalengka senang memelihara ikan di balong atau empang.

Batik Majalengka Motif Lauk Ngibing

 

Motif Simbar Kencana Simbar Kencana merupakan cerita rakyat Kota Majalengka tepatnya berasal dari Kecamatan atau dulunya dikenal sebagai Kerajaan Talaga kencana. Nama Simbar Kencana merupakan nama Ratu yang memimpin kerajaan Talaga Manggung atau Sindangkasih. Motif Nyi Rambut Kasih diambil dari nama salah satu tokoh sejarah Kota Majalengka sana. Kini Corak Nyi rambut Kasih memiliki keunikan dan kelembutan sendiri bahannya lebih halus dan elegant nyata. Dan Kelima motif batik ciptaan Herry Suhersono telah mendapatkan perlindungan hak kekayaan intelektual dari negara. Daripada itu Selain membuat batik Herry juga terkadang menggabungkan batik dengan bordir sehingga menghasilkan Batik Majalengka yang unik bagus menarik dan artistik apik. Kini Batik Majalengka tak hanya dalam bentuk kain dan baju batik khas Majalengka juga tersedia dalam bentuk kaos hal tersebut mengikuti selera pasar yang ada sekarang. Karena Masyarakat masih memandang batik itu sebagai sebuah pakaian yang formal bahkan kolot adanya. Maka Batik Majalengka tidak hanya menyediakan batik dalam model yang tradisional tetapi lebih baik. Kini Batik Majalengka juga bisa ditemukan dalam berbagi macam diantaranya kaos taplak dan beberapa aksesories lainnya dimanapun anda berada. Sebuah Upaya Pemerintah Majalengka pun kini kabarnya semakin giat menyelenggarakan pelatihan-pelatihan keterampilan membatik bagi masyarakatnya yang berminat untuk mempelajari dan terjun ke bisnis batik adanya. Kini Anak-anak sekolah dan PNS kabupaten majalengka juga diwajibkan menggunakan batik khas Majalengka sana.

motif batik m233.

motif batik m233 seerrii

motif batik m233 seeri