MOTIF BATIK INDRAMAYU

Kita akan mengenal Batik Indramayu karena seringkali disebut juga sebagai batik Dermayon atau batik Paoman di indramayu. Tertarik akan Keindahan alam dan berbagai fenomena yang terjadi di Indramayu telah mendorong lahirnya kreativitas pembatik Indramayu dalam menciptakan motif batik ini. Karena Latar belakang kehidupan nelayan dan petani menjadi ciri dan identitas batik Indramayu itu sendiri. Kini Ciri khas yang terlihat dari Batik Indramayu adalah ragam flora dan fauna diungkap secara datar dengan banyak lengkung dan garis-garis yang meruncing atau riritan latar putih dan warna gelap dan banyak titik yang dibuat dengan teknik cocolan jarum serta bentuk isen-isen atau sawut yang pendek dan kaku adanya.

Kini Terdapat motif Batik Indramayu yang dikenal sejak zaman nenek moyang yaitu motif batik tulis Kembang Gunda Kapal Kandas Manuk Kunthul Ombak Laut. Didukung dengan motif lainnya diantaranya motif Iwak Etong Urang Platok Banji Manuk LingLing Burung Hong Naga Kapal Kandas Gentong Kosong Kembang Kapas Sejuring Angin-angin Rante Pintu Raja Motif Jendral Pesta Jahe Serempang kandang dan Tapak Kebo dan lainnya.

Dengan Motif Iwak Etong yang menggambarkan ikan udang cumi ubur-ubur dan kepiting sawah. motif Iwak Etong bentuk ikannya tanpa kepala menggambarkan warga pribumi yang dijajah Belanda yang cukup kuat dengan berbagai senjata dan peralatan canggih sedangkan warga pribumi hanya dengan bambu runcing dan golok bergerilya di malam. Dengan Komposisi ornamennya ada 3 yaitu ikan etong urang ayu (udang) dan buaya atau biawak hewan reptil.

motif batik m229 latar ungyu

motif batik m229 latar ungu, pink ijo biru parangnya

motif batik m229 latar ijo, parang ungu-kunyit