Perkembangan motif cuwiri yogyakarta

motif batik solo pekalongan sragen m43 latar hitam bintang coklatKain batik memiliki berbagai macam jenis motif dan warna yang khas. Pada zaman dahulu motif batik menandakan tingkat derajat pemakainya atau hanya untuk upacara-upacara tertentu. Kini berbagai jenis motif batik bisa dipakai oleh siapa saja dan kapan saja salah satunya batik motif cuwiri batik. Motif batik motif cuwiri biasa digunakan pada saat acara mitoni sebuah tradisi memperingati tujuh bulan usia bayi yang masih berada dalam kandungan sang ibu. Batik motif cuwiri juga digunakan untuk menggendong bayi yang masih mungil.

motif batik solo pekalongan sragen m43 latar ungu-bintang biruMotif batik ini juga digunakan untuk semekan dan kemben ibu. Motif cuwiri artinya kecil-kecil diharapkan pemakainya terlihat pantas harmonis dan dihormati oleh masyarakat jawa. Dari kecil manusia di jawa sudah memiliki banyak aturan sesuai dengan falsafah hidupnya dengan tujuan mendapatkan kemakmuran dan kebaikan bersama. Motif batik cuwiri merupakan motif batik yang menggunakan zat pewarna soga alam tumbuhan. Batik ini kebanyakan menggunakan unsur meru dan gurda sebagai bahan pewarna. Batik cuwiri berasal dari surakarta dan yogyakarta namun daerah lain ada pula yang mengembangkannya dengan berbagai teknik.