Cerita tentang batik garut

tak hanya Garut dikenal dengan domba dan dodolnya saja ternyata di kota ini juga memiliki batik yang bisa. Garut termasuk batik priangan dan juga batik. usaha pembatikan di Garut merupakan warisan nenek moyang yang berlangsung turun temurun dan telah berkembang lama sebelum masa. tahun 1945 Batik Garut semakin populer dengan sebutan Batik. pertengahan tahun 1960-an dan 1980-an Batik Garut. batik yang khas adalah corak-coraknya yang tegas serta warna kekuningannya.

berjalannya waktu lama-kelamaan Batik Garut mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh semakin pesatnya batik printing kurangnya minat generasi penerus pada usaha batik tulis tidak tersedianya bahan dan modal serta lemahnya strategi. Garutan umumnya digunakan untuk kain sinjang (jarit atau kain panjang) namun berfungsi juga untuk memenuhi kebutuhan sandang. motif Batik Garut merupakan cerminan dari kehidupan sosial budaya falsafah hidup dan adat istiadat. Garut dihadirkan berbentuk geometrik sebagai ciri khas ragam hiasnya selain itu bermotif flora. geometrik umumnya mengarah ke garis diagonal dan bentuk kawung atau belah. Warnanya didominasi oleh warna krem dipadukan dengan warna-warna cerah lainnya yang merupakan karakteristik khas Batik. warna dasar krem atau gading (gadingan) biru dan soga agak. pengolahan batik garutan terkonsentrasi di Garut kota. Beberapa motif batik mendapat pengaruh dari kebudayaan Cina Arab Islam. batik yang motifnya terpengaruh dari batik Solo dan Yogya seperti ragam motif kawung rereng (lereng). motif-motif batik Jawa Barat pada umumnya erat dengan penggunaan bahasa Sunda misalnya motif Lereng Peteuy Bilik dan lain.