Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Batik Indonesia Sulit Dipatenkan, Banyak Dijiplak

May
05
2014
by : .... Posted in : Blog

Motif-motif batik tradisional, yang ribuan macamnya merupakan Kekayaan intelektual Bangsa Indonesia, tapi belakangan ini banyak dijiplak atau ditiru oleh para perajin dari negara-negara lain demi kepentingan ekonomi mereka.
YBI (Pihak Yayasan Batik Indonesia) Pusat menengarai adanya kondisi tersebut. Tapi Ketua YBI Pusat, Yustin Ginandjar Kartasasmita, ketika ditemui di Sentra Batik Trusmi, Cirebon, Rabu 15 September mengatakan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam mengupayakan proteksi dengan mematenkan motif-motif batik milik berbagai daerah di Indonesia. Kesulitan itu timbul karena batik yang satu tidak sama dengan batik lain, walaupun berlatar motif sama. Karena setiap perajin memiliki goresan atau sapuan yang berbeda dalam menerapkan pembuatan batik.
“Motif batik di dalamnya sulit dipatenkan. walaupun terjadi banyak penjiplakan terhadap motif tersebut” kata Yustin usai meninjau gelaran batik terpanjang di dunia milik perajin batik H Komaruddin Kudiya di Trusmi Cirebon.
Selama ini motif batik khas Indonesia diambil lalu dimodifikasi oleh para perajin batik dari luar negeri seperti Thailand, India, Malaysia, Afrika, dan Vietnam. “Tapi, kalau dilihat secara seksama dari segi pembuatannya, batik tersebut belum tentu memiliki persamaan”, tambahnya.
Bagi Yustin, dari segi motif dilihat sepintas bisa saja terlihat batik-batik itu memiliki persamaan. Tapi, dari sisi pembuatan, sulit diperoleh kesamaan, sebab batik-batik tersebut tidak dikerjakan secara pabrikan atau massal. “Dalam pembuatannya dibutuhkan keahlian khusus, hingga untuk satu motif saja belum tentu akan jadi sama,” sambungnya.
Menurut Yustin, baru Kabupaten Indramayu yang mematenkan motif-motif batik khasnya. Ia juga mengungkapkan adanya indikasi penurunan dalam pembuatan batik. Karena disebabkan oleh kurangnya peminat, dari kalangan remaja yang lebih memilih busana dari denim dan katun.
Walaupun demikian, YBI terus berusaha untuk menarik minat masyarakat Indonesia dengan memproduksi batik dengan motif-motif yang disukai terutama remaja.
Sementara itu, H Komaruddin Kudiya perajin batik mengakui, banyak penjiplakan motif batik oleh para perajin dari negara tetangga. Menurut Komaruddin, harus segera dilakukan mematenkan motif-motif batik merupakan hal yang krusial.
Usaha untuk mematenkan motif-motif batik merupakan keseriusan pemerintah daerah dalam rangka memberi proteksi bagi karya cipta para pengrajin batik.
Pematenan merupakan bentuk proteksi untuk kekayaan dan ciri khas daerah. “Misalnya, motif mega mendung merupakan motif khas Cirebon. Jika tidak dipatenkan, kemungkinan motif tersebut akan dijiplak oleh perajin dari luar daerah Cirebon,” katanya. Komaruddin juga memberitahu langkah untuk menggelar batik sepanjang 400 meter dengan berbagai motif dari Nusantara ditujukan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa Indonesia kaya akan tradisi, terutama tradisi membatik.

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Batik Indonesia Sulit Dipatenkan, Banyak Dijiplak

Tuesday 9 September 2014 | Blog

No. Year / Period Venue Topic Aug, 1979 Manila 1st 11-12 Aug,1981 Manila 2nd 15-16 Dec,…

Tuesday 22 April 2014 | Blog

Dahulu batik dibuat dalam bahan berwarna putih yang terbuat darikapas(kain mori)” . “ Sekarang ini semakin…

Saturday 16 August 2014 | Blog, Produk

Kain Batik Primitif  KODE : E014 Harga : Rp.325.000.-/ 2,5 meter Bahan Katun Primis  : Rp.…

Tuesday 18 July 2017 | Blog, Diklat

Kabid PAUD Mengaku Setujui Pungli Dalam Penerimaan Dana BOP-PAUD Kabid PAUD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas…