Pegawai Negeri

Informasi Pegawai Negeri

Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Motif batik dari jogja dan mengenal jogja

Apr
16
2014
by : .... Posted in : Blog

MOTIF BATIK IMG03070-20140226-1707A Batik Art tradisional telah dikenal beberapa abad yang lalu di Pulau Jawa   Jika kita mencari perbaikan batik di Jawa  tidak dapat dipisahkan dari perbaikan seni batik di Jawa Tengah  Yogya batik merupakan bagian dari perkembangan seni batik di Jawa Tengah yang telah mendapat kombinasi dari beberapa motif dari tempat lain   Kursus  Yogya Batik  tidak dapat dipisahkan dari Giyanti Treaty pada tahun 1755   Segera setelah Kerajaan Mataram dibagi dalam dua bagian  & Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan  pakaian Mataram telah dihapus dari Surakarta ke Ngayogyakarta  sehingga Sri Susuhunan Pakubuwono II ( The Sebelumnya Raja Yogya ) merancang kostum baru yang berbeda dari kostum tradisional Surakarta

Di Desa Giyanti  konferensi diadakan   Di antara hasilnya wilayah Mataram dibagi menjadi dua  satu wilayah berada di bawah otoritas Sri Paduka Susuhunan PB II di Surakarta Hadiningrat  daerah lain berada di bawah wewenang Kanjeng Pangeran Mangkubumi yang setelah dilantik sebagai raja memiliki judul Ngersa Dalem sampeyan Dalem ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono Senopati ing Ngalaga Ngabdul Rachman Sayidin Panatagama Kalifatullah ingkang jumeneng Kaping I  yang kemudian diberi nama istana Ngayogyakarta Hadiningrat

Semua benda-benda pusaka & sifat istana juga dibagi menjadi dua bagian   Kostum Mataram dibawa ke Yogyakarta  sebagai Kanjeng Pangeran Mangkubumi ingin mempertahankannya   Oleh karena itu  Surakarta yang berada di bawah otoritas Sri Paduka Susuhunan PB III merancang kostum baru & berhasil membuat kostum tradisional Surakarta Raya sebagaimana dapat kita lihat sampai sekarang

Ciri-ciri gaya Yogyakarta  ada dua macam latar belakang atau kain warna dasar  Putih & Hitam   Sementara warna batik bisa putih ( mori kain warna)  biru tua kehitaman & coklat gelap    Sered  atau tepi kain  putih  itu diberikan tidak dicampur atau soga memasuki sered  baik untuk kain dengan latar belakang putih atau hitam   Dekorasi  pertama : Geometri : stripe garis miring  garis persimpangan atau ceplok & kawung  anyaman & Limaran juga  Kedua dekorasi gaya : Non – Geometri : semen  paru – lungan & boketan   Gaya dekorasi yang simbolik berkaitan erat dengan Hindu – Jawa filsafat ( Mrs Nian S Jumena ) antara lain : Sawat melambangkan mahkota atau orang kuat tinggi  Meru melambangkan gunung atau bumi  Naga melambangkan air  Burung melambangkan angin atau dunia atas  lidah api melambangkan api

Sejak pertama kali telah ada larangan kain   Setiap Sultan yang memerintah berhak membuat aturan baru atau larangan   Yang terakhir  Sri Paduka Sultan HB VIII membuat aturan baru ( revisi ) berjudul Pranatan dalem bab pengangge keprabon ing Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ( Rule The King Royal Pakaian di Ngayogyakarta Hadiningrat )  yang diterbitkan pada Rijksblad Tahun van Djokjakarta No 19  di 1927  Pengangge Keprabon (Royal Costume ) adalah topi atau kuluk ( wangki& )  dodot / kampuh & bebet prajurit ( kain tentara sampul dipakai oleh manusia )  bebet nyamping ( kain panjang )  celana  & glisire ( celana cindhe  beludru  sutra  catoon  & slide -nya)  Songsong atau payung

Motif batik yang dilarang : Parang Rusak ( Parang Rusak Barong  Parang Rusak gendreh < 8 cm  Parang Rusak klitik < 4 cm )  semen ageng sawat grudha ( gurdha )  semen ageng sawat lar  pamor u& riris  rujak senthe  parang – parangan yang tidak Parang Rusak ; seberapa besar itu tergantung pada ukuran Parang Rusak

Semua putra Sultan ( Raja ) diperbolehkan untuk memakai jenis kain batik   Kostum batik ratu diperbolehkan untuk menjadi sama dengan The Sultan ( Raja )   Para istri lain yang diizinkan untuk memakai Parang Rusak gendreh & orang lain   Istri pertama Pangeran Adipati KG adalah sama dengan suaminya   Para istri lain yang diizinkan untuk memakai Parang Rusak gendreh & orang lain   Juga untuk anak-anak KG Pangeran Adipati itu  istri-istri mereka adalah sama dengan suami mereka ; & pangeran sebelumnya ( Pangeran Putra Sentana Panjenengan dalem Nata )   Wayah Dalem ( cucu Raja ) memakai Parang Rusak gendreh & ke bawah  juga untuk anak-anak besar besar Raja & anak-anak anak-anak besar itu   Anak-anak cucu yang besar ( anak laki-laki & perempuan ) & turun diperbolehkan untuk memakai batik parang – parangan yang seharusnya memiliki motif  dilarang untuk memakai motif kosong   Pepatih Dalem ( Wakil Raja ) diperbolehkan untuk memakai Parang Rusak Barong & orang lain   Asisten : pengulu Hakim ( Hakim )  We&a Ageng Prajurit ( Tentara )  Bupati Nayaka jawi lan Lebet ( luar & dalam Bupati ) diperbolehkan untuk memakai Parang Rusak gendreh & orang lain   Bupati Patih Kadipaten lan Bupati Polisi ( Wakil Bupati & Kapolres ) adalah sama dengan Asisten disebutkan di atas   Penghulu Landrad ( Landrad Kepala Desa )  We&a Keparak para Gusti ( Nyai Riya ) atau asisten kepala desa  Bupati Anom ( SMP Bupati )  Riya Bupati Anom ( SMP Bupati Assistant ) Parang Rusak gendreh & orang lain   Para pelayan & asisten yang posisinya berada di bawah SMP Bupati Asisten & mereka yang tidak SMP Bupati  mereka yang posisinya adalah Kepala Desa Senior Assisants juga memakai Parang Rusak gendreh & orang lain

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Motif batik dari jogja dan mengenal jogja

Thursday 22 June 2017 | Blog, Diklat

3 AMAL YANG PAHALANYA TIDAK TERPUTUS Mei 27 Posted by H.A. ROZAK ABUHASAN – SERITANJUNG PALEMBANG KHUTBAH…

Saturday 17 May 2014 | Blog

batik di Indonesia memang sudah menyatu kuat dengan denyut nadi kehidupan masyarakat. seluruh daerah di Indonesia…

Wednesday 23 August 2017 | Blog, Diklat, Dokumentasi, Produk

Kepada 1. Kepala UPTD BPS 1 s.d 5 2. Kepala SD Swasta Se Kota Surabaya 3.…

Thursday 29 June 2017 | Blog, Diklat

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh kebingungan. Dan membutuhkan pandangan yang komprehensif sehingga yang bersangkutan dapat mengambil keputusan…