Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menelusuri Kota-Kota Batik (bag.1)

Mar
02
2014
by : .... Posted in : Blog

Halo, batik lover gimana kalau menelurusi kota-kota batik di pulau Jawa? Emm… Enaknya mulai dari mana ya? Bingung ni. Menurut sejarah batik sudah ditemukan lebih dari beberapa abad lalu walau belum ada catatan sejarah yang memberikan kepastian kapan tepatnya batik mulai ada dibumi Nusantara ini. Batik Lover seharusnya bangga batik diakui dunia sebagai warisan tradisi bangsa Indonesia. Konon ceritanya batik sudah ada sejak jaman Kerajaan Majapahit. Mungkin sebaiknya perjalanannya kita mulai dari kerajaan Majapahit yang terletak didaerah Jawa Timur. Apa batik lover siap berangkat meneluri kota-kota batik di pulau Jawa? Let’s begin the story.

Jawa Timur merupakan provinsi yang mempunyai banyak cerita sejarah peradaban. Dari provinsi inilah sejarah Nusantara dimulai. Mempersatukan seluruh pulau-pulau di nusantara dipersatukan dibawah sumpah palapa seorang mahapatih dari Majapahit. Batik sudah dikenal diera kerajaan Majapahit dan sekitarnya. Letak Majapahit diperkirakan didaerah Mojokerto dan ibukota Majapahit ada di Trowulan tapi sisa-sisa peradabannya mulai sirna. Sejarah pembatikan berdasarkan fakta dilapangan ada didaerah Mojokerto dan Tulungagung karena kedua kota ini masuk wilayah Majapahit dan masih mewarisi tradisi membatik sejak era Majapahit. Menurut perkembangan sekarang kota-kota tersebut mulai sedikit pengrajin batiknya. Walau menyandang pembatikan tertua tapi sayang perkembangannya berangsur-angsur memudar.

Selanjutnya kita melakukan perjalanan kekota Jember. Dikota ini batik mulai berkembang pesat sejak tahun 2010 dengan mengusung batik kontemporer. Batik di Jember sebenarnya sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda tapi sayang mengalami mati suri yang sangat panjang. Mulai tahun 2010 mulai melakukan gebrakan. Pemkab Jember mulai berusaha membangkitkan industri batik dan membuat Jember menjadi sentra baru penghasil batik tulis.

Menapakan kaki di kota Madiun mencari jejak keberadaan batik dikota hutan jati. Batik di Madiun sebenarnya sudah ada jaman Mataram. Tapi sayang punah ditelan bumi. Pada era 1930an pada saat penjajahan Belanda sempat bangkit dari kuburnya. Batik Madiun sempat mengalami puncak keemasan pada tahun 1960 sampai 1980. Dan saat sekarang terus mengalami penurunan. Bisa dibilang nyaris punah, tinggal beberapa pembatik saja yang masih eksis itu saja umur mereka sudah tua. Membatik hanya pekerjaan sambilan setelah pekerjaan rumah tangga telah selesai. Karena tidak ada penerus kemungkinan kerajinan batik akan sirna di kota hutan jati ini.

Batik Bondowoso mungkin belum banyak orang mengetahui. Bahwa kota Bondowoso juga menghasilkan batik. Walau sebenarnya tidak diketahui kapan batik mulai muncul dikota ini. Karena dulu membatik hanya kegiatan perorangan dalam mengisi waktu. Jadi tidak ada catatan resminya. Pada tahun 1985 baru mulai geliatnya pengrajin batik tapi itu tak bisa berkembang pesat sampai sekarang.

Jombang baru mengembangkan batik pada tahun 2000 jadi baru merintis sekitar 14 tahun yang lalu. Jadi mungkin masyarakat belum mengenal batik Jombang.

Tuban merupakan kota yang berada pesisir utara pulau Jawa. Disini juga berkembang batik. Mungkin bagi Batik Lover yang sudah mengetahui biasanya batik Tuban berwarna cerah.

Pulau Madura selain penghasil garam juga terdapat pengrajin batik, mungkin batik lover sudah mengenal batik Madura. Batik di pulau Madura ini cenderung masih menggunakan teknik konvesional. Mereka enggan menggunakan teknik modern. Pusat batik di pulau Madura ada dibeberapa tempat antara lain di Bangkalan dan Pamekasan.

Menapakkan kaki di kota Nganjuk yang terkenal dengan kota angin. Batik dikota ini juga mulai berkembang mempunyai ciri khas tersendiri. Mungkin batik Nganjuk bisa menjadi salah satu koleksi batik lover.

Pasuruan yang terletak 65km sebelah tenggara kota Surabaya ini juga mempunyai batik yang mulai eksis sejak tahun 1999. Batik Pasuruan menekankan keindahan alam kota Pasuruan. Walau tergolong baru Batik Pasuruan berusaha mengembangkan perbatikan agar bisa bersaing dengan pendahulunya.

Pada dasarnya batik di Jawa Timur baru berkembang. Tapi memang tidak sepesat di Jawa Tengah. Batik Jawa Timur mungkin yang paling tua dan sangat disayangkan pengrajin sering mengalami jatuh bangun bahkan nyaris punah. Mungkin tren batik sejak dulu belum kuat dilingkungan masyarakat. Nah, cukup segitu dulu Batik Lover. Lain kesempatan akan kita bahas ciri khas dari setiap kota.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Menelusuri Kota-Kota Batik (bag.1)

Thursday 27 February 2014 | Blog

sekilas motif ini tampak menua, mengkuno, membuat kita melayang pada era era kuno tempo dulu yang…

Wednesday 11 January 2017 | Blog

Gambar pada latar adalah Gunung berapi Mahameru atau Semeru. Latar depan adalah Kaldera Tengger termasuk Bromo,…

Wednesday 6 December 2017 | Blog

Kisah Inspiratif Warga Batam: Miftakhudin Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam SAAT berprofesi sebagai guru di satu sekolah…

Monday 2 October 2017 | Blog

Download Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-8450/PB/2017 Tgl 29 September 2017 Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Pencairan/Pembebanan dan Pertanggungjawaban…