Menu

Tips Perawatan Batik

Feb
25
2014
by : .... Posted in : Blog

Merawat kain batik tulis memang berbeda dan itu tidak mudah. Dibanding merawat batik cap atau printing. Perlu diketahui bahwa sebenarnya kain batik tulis bukan kain yang bisa dipakai setiap hari tapi cenderung kain yang memiliki nilai seni dan filosofi yang sangat dalam. Agar warna batik berbahan sutra dan serat tidak cepat pudar, awet dan tetap tampak indah.

Mencuci kain batik dengan menggunakan shampo rambut yang biasa kita pakai. Caranya larutkan dulu shampo hingga tidak ada lagi bagian yang mengental. Baru kain batik dicelupkan. Mencuci batik juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus yaitu buah lerak atau daun tumbuhan dilem yang dijual di pasaran. Caranya remas-remas buah lerak atau daun dilem yang sudah direndam air hangat. Hingga mengeluarkan busa. Tambahkan air secukupnya kemudian masukkan kain batik.

Pada saat mencuci batik jangan digosok atau disikat. Jangan pakai deterjen atau softener. Kalau batik tidak kotor cukup dicuci dengan air hangat. Jika kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau bila kotor sekali, seperti terkena buangan knalpot, noda bisa dihilangkan dengan kulit jeruk dengan mengusapkan sabun atau kulit jeruk pada bagian yang kotor.

Sebaiknya waktu menjemur kain batik jangan langsung terkena sinar matahari langsung (tempat teduh) atau cukup diangin-anginkan saja. Dan jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci serta tidak perlu memeras kain batik sebelum menjemurnya. Tetapi pada saat menjemur, bagian tepi kain agak ditarik pelan-pelan supaya serat yang terlipat kembali seperti semula.

Sebaiknya hindari penyeterikaan dengan seterika biasa. Seandainya terlalu kusut, semprotkan air di atas kain kemudian letakkan sebuah alas kain di bagian atas batik itu baru diseterika. Jadi, yang diseterika adalah kain lain yang ditaruh di atas kain batik atau bisa juga menggunakan seterika uap (steamer).

Simpan kain batik dalam plastik atau dibungkus dengan kertas pembungkus kain kimono. Bisa juga dengan kertas minyak. Supaya tidak dimakan ngengat. Jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini terlalu keras bisa merusak batik. Tetapi almari tempat menyimpan kain batik diberi merica yang dibungkus dengan tisu untuk mengusir ngengat. Alternatif lain menggunakan akar wangi yang sebelumnya dicelup dulu ke dalam air panas, kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi kering, baru digunakan

Anda sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.

Bila Anda ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya, tutupi dulu kain batik dengan kain lain, baru disemprotkan cairan pewangi dan pelembut kain.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Tips Perawatan Batik

Saturday 24 June 2017 | Blog, Diklat

Download Update Aplikasi SAS Versi 17.0.6 Perbaikan Menu RUH DPP PPNPN terkait: + Pembuatan Gaji-13 dan…

Wednesday 22 November 2017 | Blog

Download Peraturan Menteri Keuangan Nomor 157/PMK.04/2017 tanggal 6 Nopember 2017, tentang Tata Cara Pemberitahuan dan Pengawasan,…

Saturday 3 June 2017 | Blog

Apa kabar semua ? Setelah sekian lama vakum alias tidak adanya tulisan baru dikarenakan alasan yang…

Thursday 7 December 2017 | Blog

Download Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-95/PB/2017 tanggal 04 Desember 2017, tentang Batas Maksimum Pencairan Dana…